Dahsyatnya Pra-rekonstruksi Pembunuhan Sekeluarga Bekasi

Pra-rekonstruksi pembunuhan Bekasi di Mapolda Metro Jaya.

@Rayapos | Jakarta – Polisi bertindak sangat teliti dalam kasus pembunuhan sekeluarga di Bekasi, Jawa Barat. Sebelum dilakukan rekonstruksi, Rabu (21/11/2018) besok, digelar pra-rekonstruksi.

Dalam pra-rekonstruksi, tersangka Haris Simamora memperagakan sejumlah adegan. Itu dilakukan berdasarkan keterangan tersangka sendiri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (19/11/2018) mengatakan:

“Ini kan baru pra-rekonstruksi. Artinya, nanti dari penyidik akan membuat beberapa agenda berkaitan daripada si pelaku ini. Dan beberapa dari saksi,” kata

Prarekonstruksi itu digelar di Mapolda Metro Jaya. Setelahnya polisi akan menggelar rekonstruksi yang direncanakan pada Rabu, 21 November 2018.

Haris membunuh satu keluarga yang terdiri dari Daperum Nainggolan (38) dan istrinya Maya Ambarita (37) serta kedua anaknya Sarah (9) dan Arya (7).

Pembunuhan terjadi di rumah keluarga Daperum. Lokasi di Jalan Bojong Nangka 2 RT 002 RW 07, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Waktu kejadian, Senin (12/11/2018) sekitar pukul 23.00

Haris membunuh Daperum dan Maya dengan linggis. Ditancapkan ke leher korban. Akibat pembunuhan itu, menimbulkan suara berisik, dua anak Daperum terbangun dari tidurnya.

Baca Juga:

SBY Dapat Julukan Master of Kungfu, Ini Alasannya

Eks Gelandang Inggris Didakwa Lakukan Pelecehan Seksual

Oknum Tentara Korut Tak Loyal Kepada Kim Jong Un

Sebelum dua bocah itu melihat kondisi kedua orang tuanya, Haris membujuknya agar mereka kembali ke kamar mereka lagi. Di situlah Haris membunuhnya dengan cara dibekap.

Setelah membunuh satu keluarga itu, Haris pergi. Dia membawa mobil Nissan X-Trail berwarna silver dengan nomor polisi B-1075-UOG milik Daperum.

Haris sudah ditetapkan menjadi tersangka. Dia terancam hukuman mati. (*)

BAGIKAN