Ayah pilot Lion Air JT-610 (kemeja biru) (FOTO: RAYAPOS/KEMAL MAULANA)

@Rayapos | Jakarta – Keluarga pilot pesawat Lion Air JT 610, Captain Bhavye Suneja, tiba RS Bhayangkara (Polri) Jakarta Timur, Kamis (30/10/2018). Mereka hadir bersama perwakilan dari pihak Lion Air.

Tepat pukul 16.00 WIB ada sekitar 5 orang India yang tiba di ruang instalasi kedokteran forensik RS Polri. Diketahui 5 orang tersebut terdiri dari 4 orang keluarga Captain Bhavye Suneja dan satu orang ayahnya.

Baca juga:

Roger Danuarta Masuk Islam, Sahabatnya Ikut Bahagia

Kepala RS Polri: 147 Orang Keluarga Korban JT610 Sudah Berikan Sampel DNA

“Iya betul ini keluarga dari Pilot, Captain Bhavye Suneja,” kata Willy salah satu staf Lion Air, kepada Rayapos di RS Polri, Jakarta Timur, Rabu (31/10/2018).

Keluarga korban terlihat mendatangi posko antemorten untuk menyerahkan data fisik dan informasi Pilot, guna kepentingan proses identifikasi.

“Iyah kita mau menyerahkan data, daftar atas permintaan dari Polri, tapi kalau untuk sampel DNA belum” ucapnya.

Hingga pukul 16.53 WIB, para kerabat Captain Bhavye Suneja masih berada di posko antemorten yang terletak di gedung sentra visum RS Bhayangkara, Jakarta Timur.

Sekitar pukul 17.15 WIB rombongan keluarga pilot dan perwakilan pihak Lion Air kembali keluar dari posko antemorten. Meskipun sudah selesai menyerahkan data antemorten pihak Lion Air masih belum mau memberikan keterangan data apa saja yang diserahkan.

Kendati begitu dia sempat menyebut, ayah Captain Bhavye Suneja, yang mengenakan kemeja berwarna biru sudah melewati proses pengambilan sampel DNA.

“Ayah yang pakai baju biru, datang dari India langsung, serahkan sampel test DNA. Dia enggak bisa bahasa Inggris hanya India,” pungkas Willy tanpa menyebutkan nama Ayah Captain Bhavye Suneja.