rayapos.com - PSG
Megabintang Paris Saint Germain, Neymar

@Rayapos | Jakarta – Neymar terancam hukuman enam tahun penjara. Bintang timnas Brazil itu dituduh melakukan tindak pidana korupsi. Hal tersebut dilakukannya dalam proses transfer ke Barcelona pada 2013 lalu.

Kini Neymar sedang menunggu persidangan di Spanyol bersama orang tuanya, Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu, dan mantan CEO Barcelona Sandro Rosell akibat ketidakberesan kepindahan pemain 26 tahun itu dari Santos.

Majelis Hakim yang memimpin penyelidikan kasus ini kemungkinan akan menjatuhkan hukuman kepada mereka yang terlibat dengan kurungan penjara selama enam tahun, jika pihak-pihak tersebut terbukti bersalah.

“Hukuman yang diberlakukan, pada prinsipnya bisa antara empat dan enam tahun,” ujar Hakim Jose Maria Vazquez Honrubia, sebagaimana dilansir laman AFP, Jumat (2/11/2018).

Baca Juga:

Mimpi Mohamed Salah ke Liverpool Berawal dari Playstation

Pemain Muda Ini Antar Manchester City ke Delapan Besar

Daud Yordan Tak Gentar Hadapi Petinju Inggris

Seperti diketahui, banderol transfer Neymar dilaporkan mencapai 57,1 Euro juta atau setara dengan Rp981,9 miliar. Hanya saja, sebanyak 40 Euro juta menjadi milik Neymar dan keluarganya, sedangkan Santos mendapat bagian 17,1 juta Euro.

Setelah penyelidikan kasus ini dimulai, Sandro Rosell langsung mengundurkan diri dari jabatannya. Sikap itu memunculkan kecurigaan bahwa Balugrana ternyata mengeluarkan 86,2 juta Euro untuk mendatangkan Neymar.

Beberapa pihak menilai kasus ini seharusnya digelar di pengadilan Brasil, bukan Spanyol. Neymar kini berstatus sebagai pemain PSG setelah pindah dari Barcelona pada musim panas 2017/2018 dengan banderol mencapai 222 Euro juta.