Cristiano Ronaldo

@Rayapos | Jakarta – Real Madrid menuntutsalah satu koran Portugal, Correio da Manha. Pasalnya, media itu menuduh Los Blancos telah mendorong Cristiano Ronaldo membuat non-disclosure agreement (NDA) dengan Kathryn Mayorga pada 2010 lalu.

Sebagaimana dilansir laman Fourfourtwo, Jumat (11/10/2018), Correio da Manha mengklaim bahwa NDA yang dibuat Ronaldo terjadi karena dorongan Real Madrid. Mereka beranggapan kepindahan Ronaldo ke Madrid terjadi hanya beberapa pekan setelah kasus ini.

Pemberitaan itu langsung dibantah pihak Real Madrid. Mereka menegaskan bahwa klub ibukota Spanyol itu tak pernah ikut campur masalah yang menimpa megabintang Portugal ini.

“Real Madrid CF saat ini bisa mengumumkan bahwa klub telah mengambil tindakan hukum pada surat kabar Portuga Correio da Manha karena mempublikasikan informasi palsu dalam upaya untuk merusak citra klub ini.”

“Real Madrid sama sekali tidak mengetahui informasi apa pun yang diterbitkan surat kabar tersebut terkait pemain Cristiano Ronaldo, dan karena itulah klub tak bisa mengambil tindakan apa pun atas masalah yang tidak diketahui.”

Baca Juga:

Jelang Kontra Inggris, Kapten Kroasia Sanjung Hary Kane

Ditekuk Spanyol, Skuat Wales ‘Disemprot’ Giggs

Tanpa Ronaldo, Portugal Menang Lagi

“Real Madrid telah menuntut perbaikan situasi secara total dari surat kabar yang telah disebutkan sebelumnya.”

Sebelumnya, Kathryn Mayorga menuding Cristiano Ronaldo telah memerkosanya di salah satu kamar hotel Las Vegas pada 2009 lalu. Namun tudingan tersebut telah dibantah langsung oleh Ronaldo dan pengacaranya.

Kisah ini dimulai dari salah satu koran Jerman, Der Spiegel yang mengklaim kedua pihak telah mencapai kesepakatan NDA sebesar $375.000. Pengacara Ronaldo pun membenarkan hal ini.

Masalahnya, Mayorga kembali mengirimkan gugatan dalam upaya untuk membatalkan perjanjian tersebut ketika kepolisian Las Vegas membuka kembali penyelidikan kasus ini.

Di tengah kacaunya kasus yang melibatkan tiga pihak ini (Ronaldo, Mayorga dan Der Spiegel), justru salah satu koran Portugal turut memperkeruh situasi. Inilah yang menyulut reaksi Madrid.