Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah (FOTO: RAYAPOS/KEMAL MAULANA)

@Rayapos | Jakarta – Pemprov DKI Jakarta akhirnya menyetujui penambahan bonus untuk atlet Jakarta peraih medali di Asian Games. Padahal sebelumnya Pemprov DKI Jakarta berniat membatalkan pemberian bonus tersebut.

Namun hal itu di protes keras oleh Angota DPRD DKI Jakarta. Terlebih dalam rapat di tingkat komisi bidang kesejahteraan rakyat, rupanya dewan telah merekomendasikan untuk menganggarakan bonus tersebut.

Baca juga:

Fadli Zon Minta Iklan Bendungan ‘Jokowi’ di Bioskop Dicopot, Ini Alasannya

23 Tusukan, Habisi Hidup Janda Cantik Ini

Jokowi Beri Kuliah Umum di Universitas Hankuk Korsel, Ruangan Penuh

“Tadi udah diputuskan. Jadinya Rp 750 juta untuk yang dapat medali emas,” ujar Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah yang juga ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (12/9/2018).

Sementara untuk atlet yang berhasil menyabet medali perak dan perunggu juga mendapatkan tamabahan bonus, masing-masing Rp 250 juta dan Rp 500 juta.

Bahkan pajak juga ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Pajak dibayarin DKI, udah bersih udah dikasih rinso,” ucap Saefullah.

Meskipun sudah sepakat untuk memberikan tambahan bonus, namun pihak pemprov tidak bisa langsung menyerahkannya kepada para atlet.

Karena bonus itu harus menunggu pengesahan Anggran Pendapatan Belanaja Daerah (APBD) Perubahan 2018 yang saat ini masih dalam pembahasan.

“Enggak lah tetep nunggu APBD, gimana dasarnya kalo enggak. APBDnya aja belum. Ketok dulu APBD nomerin, kalau sudah disahkan APBDnya baru dicairin,” pungkasnya.

Dalam salinan hasil rapat di tingkat komisi E, dinas olahraga dan pemuda yang memiliki anggaran Rp 731.148.025.290 setelah perubahan ini, memang direkomendasikan untuk memberikan penghargaan bagi para atlet yang berprestasi.

Komisi E juga mengusulkan agar Pemprov DKI Jakarta memberikan bonus untuk atlet DKI yang berhasil meraih mendali emas pada Asian Games 2018 menjadi Rp 750 juta/atlet, peraih mendali perak Rp 500 juta/atlet dan peraih perunggu Rp 250 juta/atlet.

BAGIKAN