Petugas mebersihkan sampah di Komplek GBK, Jakarta Selatan

@Rayapos | Jakarta – Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, sampah yang dihasilkan dari venue-venue Asian Games terhitung minim. Mulai dari opening ceremony, selama pertandingan, sampai closing ceremony.

“Untuk event keramaian sesaat yang dihadiri puluhan ribu orang, sampah Asian Games tergolong sangat minim,” kata Isnawa saat dihubungi Rayapos Senin (3/8/2018).

Baca juga:

M. Taufik akan Gugat KPU DKI Jika Tak Jalankan Keputusan Bawaslu

Driver Grab Ditangkap Polisi Terkait Pengeroyokan Mobil di Hayam Wuruk

Dolar Amerika Sentuh Rp 14.842, Tertinggi Sejak 1998, Begini Kata Ekonom

“Kami sangat mengapresiasi para penonton yang mulai mengurangi timbulan sampah dan meletakkan sampah di tempatnya,” tambahnya.

Menurutnya budaya tertib sampah saat perhelatan Asian Games telah menunjukkan kepada dunia bahwa warga Jakarta mulai tertib.

Isnawa mengungkapkan, saat opening ceremony yang diperkirakan dihadiri 80 ribuan orang, terdiri dari penonton, atlet, official dan panitia. Sampah yang dihasilkan sendiri hanya mencapai 149 meter kubik atau 55 ton sampah.

Sedangkan saat closing ceremony, sampah yang dihasilkan mencapai 143 meter kubik atau 52,7 ton sampah.

“Secara umum, sampah yang dihasilkan saat penutupan semalam berkurang dari pembukaan,” pungkasnya.