Disdik Jayapura Optimistis 100 Persen Laksanakan UNBK

@Rayapos | Jayapura: Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Provinsi Papua, I Wayan Mudiyasa optimistis 100 persen sekolah di kota itu melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada April mendatang.

“Untuk tahun ajaran 2016-2017 semua SMP dan SMA/SMK di kota ini melaksanakan ujian nasional berbasis komputer, tidak terkecuai,” kata Mudiyasa di Jayapura, Selasa.

Menurut dia, sekolah tidak boleh mengatakan siap atau tidak, semua harus melaksanakan UNBK, yang boleh mengatakan siap atau tidak adalah pemerintah karena pemerintah sudah mengatur sekolah-sekolah mana yang tidak ada komputer boleh bergambung di sekolah yang lain.

“Nah untuk itu, pada saat pelaksanaan UNBK tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena SMK itu yang lebih awal pelaksanaannya pada 3 April, selanjutnya untuk SMA pada 10 April setelah itu diikuti oleh anak-anak SMP,” katanya.

Bagi satuan pendidikan yang tidak mempunyai komputer untuk jenjang SMA bisa bergabung dengan SMK, begitu juga sebaliknya SMA yang belum punya komputer bisa bergabung ke SMK.

“Untuk anak-anak SMP yang nantinya bergabung ke SMA/SMK nah untuk itu saya selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, mewakili pemerintah optimistis bahwa untuk tahun ini Kota Jayapura 100 persen melaksanakan UNBK baik untuk jenjang SMP, SMA maupun SMK,” ujarnya.

Dengan demikian, kata dia, kesiapan untuk menghadapi UNBK nanti, ada di masing-masing sekolah, sudah siap kah para siswa untuk menghadapi ujian tersebut.

“Untuk itu saya berpesan kepada para kepala sekolah dan para guru bahwa siapkanlah peserta didik secara baik karena didalam mengerjakan soal-soal UNBK itu tidak boleh kerjasama sama sekali, tidak ada soal yang bocor sama sekali, pada saat itu kita akan upload di server masing-masing,” katanya.

Selain itu, tambah dia, tahun ini juga ada satu perubahan yakni yang disebut dengan ujian sekolah berstandar nasional (USBN). Mata pelajaran yang akan diuji dalam USBN yaitu mata pelajaran pendidikan agama, sejarah, dan mata pelajaran PPKN.

“Jadi untuk tahun ini, pelaksanaan ujian itu ada tiga kali, pertama ujian sekolah, ujian sekolah berstandar nasional dan ujian nasional. Saya kira persiapan kita sudah matang tinggal kita simulasi dan langsung masuk ujian,” ujarnya. [ant]

Comments

comments

LEAVE A REPLY