Disdukcapil Siapkan Alat Rekam Data E-KTP di Desa

@Rayapos | Tangerang: Aparat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang, Banten, menyiapkan peralatan rekam data kependudukan untuk KTP elektronika (e-KTP) pada tiap desa agar lebih dekat dengan warga.

“Ini merupakan jawaban atas permintaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat,” kata Kepala Disdukcapil Pemkab Tangerang Uyung Mulyardi di Tangerang, Selasa.

Uyung mengatakan setelah warga merekam data kependudukan, maka kemudian dibuatkan surat keterangan (SK) agar dapat mencoblos pada Pilkada Banten 2017 yang digelar Rabu (15/2).

Pembuatan SK itu karena blangko e-KTP belum datang dari Kemendagri dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan mengurus administrasi seperti pembuatan SIM, BPJS, perbankan.

Dalam SK itu tercantum gambar warga yang sudah merekam termasuk ada “barcode” serta terdapat nomor induk kependudukan (NIK) serta nomor kepala keluarga (KK).

Pada SK untuk mencoblos dapat mencantumkan sampai 10 nama berikut gambar, tapi untuk aneka keperluan hanya terdapat satu nama.

Dia mengatakan SK untuk mencoblos berbeda dengan mengurus aneka keperluan meski ada kesamaan mempunyai “barcode”.

Uyung menambahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan anggota KPU Kabupaten Tangerang dalam pelayanan perekaman data di tiap desa.

Bahkan dalam perekaman data itu didampingi oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) sehingga warga belum memiliki e-KTP dapat mengunakan hak dalam Pilkada Banten.

Namun KPU Banten telah menetapkan dua pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten periode 2017-2022 yakni nomor urut satu Wahidin Halim berpasangan dengan Andika Hazrumy.

Untuk nomor urut dua adalah calon Gubernur Rano Karno (petahana) yang berpasangan dengan Embay Mulya Syarief.

Wahidin Halim merupakan mantan Wali Kota Tangerang dua periode dan terakhir menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR RI.

Andika Hazrumy mantan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari daerah Pemilihan Banten, sedangkan Embay Mulya Syarief merupakan tokoh agama, komisaris BUMN dan pengusaha di Serang, Banten.

Sebelumnya, sekitar 400.000 warga yang tersebar pada 29 kecamatan dan 426 desa/kelurahan di Kabupaten Tangerang untuk segera merekam data kependudukan. [ant]

Comments

comments

LEAVE A REPLY