Sekda DKI Jakarta Saefullah

@Rayapos | Jakarta – Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan perombakan jabatan besar-besaran. Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah, yang juga ditunjuk sebagai ketua Panitia Seleksi (Pansel) melalui pergub nomor 1012 tahun 2018 membenarkan hal tersebut.

Saefullah menjelaskan, perombakan dilakukaan karena pejabat yang terdampak perombakan tersebut dinilai tidak produktif dan lamaban dalam bekerja. Terlebih menurut Saefullah, perombakan jabatan adalah adalah hak kepala daerah.

“Kalo dianggap lambat, evaluasi adalah hak kepala daerah. Kemarin sudah dilakukan tim evaluasi,” kata Saefullah saat ditemui di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (16/7/2018).

Saefullah mengklaim perombakan juga dilakuan lantaran saat ini Gubernur Anies Rasyid Baswedan dan Wakilnya Sandiaga Uno sedang mengkebut program mereka demi mewujudkan Janji Kampanye saat Pilgub DKI 2017 lalu.

“Karena kepala SKPD adalah ujung tombak kepala daerah untuk mewujudkan visi misi dan janji-janji saat kampanye. (Maka) Harus diselesaikan,” katanya.

Sebelumnya Pansel telah berhasil melantik sebanyak 17 (tujuh belas) Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 2 (dua) Pejabat Administrator, dan 1 (satu) Pejabat Widyaiswara Ahli Utama yang mengalami rotasi dan mutasi dalam lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Dari total 20 (dua puluh) pejabat yang dilantik tersebut, 5 (lima) orang di antaranya adalah Walikota Kota Administrasi dan 1 (satu) orang Bupati Kabupaten Administrasi.

Namun dalam prosesnya, Saefullah banyak mendpat kritikan yang menilai dirinya tidak transparan bekerja dalam memimpin panitia pansel.

Saefullah pun menampik tudingaan tersebut, lagi-lagi dia menegaskan perombakan serta mutasi pejebat tersebut merupakan hak mutlak Kepala Daerah yang tak masalahb bila informasi terkait hal itu tanpa sepengetahuan pihak lain.

“Proses bagaimana? Ini kan haknya kepala daerah. Mau sekarang diberhentikan satu dua kepala daerah boleh-boleh saja,” kata dia

Bahkan kata dia bongkar pasang jabatan yang dilakukaan Gubernur Anies saat ini mendapat dukungan penuh dari Dewan pereakilan rakyat daerah (DPRD) DKI. Dia menyebut politisi kebun sirih tak menyoal hal tersebut dan mendukung penuh langkah Anies – Sandi dalam melakukan perombakan tersebut.

“Tadi bagus teman-teman DPRD mendukung Pemprov kalo ada SKPD enggak berkinerja baik, bisa digantikan. Dan sudah kita lakukan untuk Kadis Pendidikan dan Kesehatan. Istilahnya gagal perencanaan,” tutupnya.

BAGIKAN