Contoh APK yang terpasang di angkot

@Rayapos | Jakarta – Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang di angkutan umum Ibu Kota bakal ditertibkan Dinas Perhubungan DKI Jakarta. APK yang dimaksud seperti stiker calon legislatif yang sering tertempel pada body angkot dan kaca mobil.

Hal ini dilakukan lantaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum mengeluarkan jadwal kampanye untuk Caleg 2019.

Baca juga:

Diperiksa Polisi, Ahmad Dhani Pakai Kaos Tauhid, Alasannya Unik

Jokowi Sebut Politik Sontoloyo, Gerindra Kritik Keras, Begini Katanya

Pelaksana tugas (Plt) Kadishub DKI Jakarta Sigit Widjatmoko menjelaskan, jika kedapatan ada angkot yang tertempel APK pihaknya bakal menertibkan dengan cara dicopot.

“Ditindak. Tapi ditindaknya bukan pada angkutan umumnya. Kita sekarang memastikan APK itu untuk dicopot,” kata Sigit saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta Kamis (25/10/2018).

Kendati begitu, Sigit menjelaskan pihaknya tidak bisa memberi sanksi kepada supir angkot yang ketahuan kendarannya dipasang APK tersebut. Dia beralasan, bisa saja APK itu dipasang pihak lain tanpa sepengetahuan pengelola angkot.

“Loh kitakan enggak tahu siapa yang pasang,” tuturnya.

Kepada supir angkot kata Sigit, pihaknya hanya melakukan pemeriksaaan dokumen berupa kepemilikan KIR, dan juga pemeriksaan terhadap masa berlaku dari SIM pengemudi dan STNK kendaraannya setelah mencopot APK tersebut.

“Untuk angkotnya kita bicara dokumen perjalanan, dia punya KIR, SIM dan STNKnya hidup. Kalau APK ya kita copot atributnya,” kata dia.

Sejak pertengahan bulan ini, Dishub sudah menggelar operasi penertiban APK ini dibeberapa titik di Jakarta. Selain dishub Kegiatan itu juga melibatkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan penyelenggara pemilu lainnya.

“Jadi pemprov bersama dengan Bawaslu dan Panwaslu melaksanakan operasi penertiban APK. Sudah kita mulai diawali di Jakarta Barat,” pungkasnya.

BAGIKAN