Disperindag Kepulauan Babel Sidak Distributor Cabai

rayapos.com - Harga cabai merah
Cabai Merah (Foto: Kompas.com)

@Rayapos | Pangkalpinang: Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bakal melakukan inspeksi mendadak ke gudang distributor dan pedagang cabai rawit untuk mengantisipasi penimbunan dan kelangkaan cabai di daerah itu.

“Kegiatan sidak ini mengingat harga cabai rawit yang terus merangkak naik,” kata Kasi Pengadaan dan Penyaluran Disperindag Provinsi Kepulauan Babel Marhoto di Pangkalpinang, Kamis(26/1).

Untuk mengoptimalkan kegiatan itu, pihaknya telah membentuk tim gabungan gunamengawasi stok, distribusi, dan harga cabai serta kebutuhan masyarakat lainnya.

“Apabila ditemukan distributor dan pedagang yang menimbun kebutuhan pokok khususnya cabai akan ditindak tegas sesuai aturan berlaku,” katanya.

Saat ini, harga cabai rawit merah kembali naik menjadi Rp130.000 dari Rp120.000 per kilogram, cabai rawit hijau naik menjadi Rp65.000 dari Rp60.000 per kilogram.

Harga cabai merah biasa masih bertahan tinggi Rp60.000 per kilogram dan cabai kriting bertahan Rp50.000 per kilogram.

“Kegiatan sidak ini untuk memastikan tidak ada kegiatan penimbunan dan kenaikan harga murni karena pasokan dari daerah sentra produksi berkurang,” ujarnya.

Dia mengatakan selama ini distributor mengandalkan pasokan dari petani di Pulau Sulawesi, Lombok (Nusa Tenggara Barat), dan Sumatra, mengingat hasil cabai petani lokal yang masih kurang mencukupi kebutuhan daerah setempat.

“Stok cabai merah beberapa hari lalu sebanyak 18 ton dan masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat ikut mengawasi dan melaporkan ke instansi terkait atau kepolisian jika terjadi penyimpangan distribusi komoditas tersebut agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan aturan berlaku. [ant]

Comments

comments