Menkoperekonomian Darmin Nasution saat jumpa pers di kantornya (FOTO: Rayapos.com/EKO)

@Rayapos | Jakarta – Nilai tukar Dolar AS hari ini telah menyentuh level Rp 14.519. Menurut Menko Perekonomian Darmin Nasution, nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah masih bisa turun.

“Segala sesuai itu masih bisa naik dulu atau turun lagi,” kata Darmin di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (20/7/2018).

Darmin mengatakan, jika dilihat pergerakan harian itu menjadi hal yang biasa.”Itu masih bergerak begitu. Jadi, jangan terlalu dianggap itu sudah keseimbangan baru,” ungkap dia.

Baca juga:

Anies Baswedan Pastikan Tidak Ada Proyek di Pulau C Reklamasi

Wakapolri Yakin Ganjil-Genap Asian Games Kurangi 40% Kemacetan Jakarta

Salah satu yang akan membuat dolar AS melemah terhadap rupiah bisa dengan menekan impor, terutama terhadap bahan baku untuk industri dalam negeri.

Menurut Darmin, Bank Indonesia (BI) dan pemerintah pun sudah merancang formulasi kebijakan yang menekan impor dan mendorong ekspor.

Kebijakan tersebut dianggap mampu menghemat devisa. Devisa sendiri biasa digunakan oleh pemerintah untuk memenuhi kegiatan impor dalam bentuk valuta asing (valas).

“Jadi kita sendiri mengambil kebijakan. BI ngambil, pemerintah ngambil ya seperti biodiesel ini. satu penghematan devisa,” tutup dia.

BAGIKAN