Ilustrasi Rayapos

@Rayapos | Pekanbaru – Kepolisian Resort Kota Pekanbaru, Riau menembak pelaku penjambretan berinisial DR. Ia dihadiahi timah panas karena melawan petugas saat penangkapan. Sementara satu pelaku lainnya, K menyerah tanpa perlawanan.

Kedua pelaku yang ditangkap ini merupakan kawanan jambret yang beraksi secara sadis. Mereka tak segan-segan melukai korbannya. Terakhir mereka melancarkan aksinya terhadap seorang mahasiswi hingga korban terjatuh dari sepeda motor dan harus dirawat di RS.

“Ini peringatan keras dari kami kepada para pelaku, agar tidak lagi beraksi di Kota Pekanbaru,” ujar Kasubnit Buser Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Ipda Rachmad Wibowo, Senin (26/11/2018).

Baca Juga:

Bejat, Ayah Ini Perkosa Anak Kandungnya Selama 14 Tahun

Ngeri, Pria Ini Tebas Sepupunya Sendiri sampai Kupingnya Putus

Anies Ubah Nama Pantai Reklamasi, Begini Jadinya

Ipda Rachmad menjelaskan kedua bandit ‘koboi jalanan’ yang ditangkap di kawasan Panam, Kota Pekanbaru sekitar pukul 10.00 WIB. Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti seperti sepeda motor yang digunakan pelaku serta barang jarahan korban.

“Ponsel dan tas milik korban juga kita temukan,” ujarnya.

Ipda Rachmad menambahkan, tindakan tegas itu adalah peringatan keras untuk para pelaku yang kerap beraksi di Kota Pekanbaru. Pasalnya, ia kerap menerima laporan aksi kejahatan jalanan yang menyasar kaum hawa.

“Sering sekali saya sebagai unit Buser melihat kejadian jambret di Pekanbaru. Ini peringatan bagi para pelaku, saya kasih contoh,” tegasnya.

DR hingga berita ini diturunkan masih tampak menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau. Sementara rekannya K terlebih dahulu menjalani pemeriksaan di Mapolresta Pekanbaru.

Sebelumnya, penjambretan yang dilakukan kedua pelaku menyebabkan seorang mahasiswi bernama DA (27 tahun) terbaring dalam keadaan kritis di RS Arifin Achmad Pekanbaru. Ia mengalami luka cukup parah di bagian kepala serta mengalami patah bagian bahu.

BAGIKAN