Andrea Dovizioso

@Rayapos | Jakarta – Performa Yamaha turun drastis dalam dua musim perhelatan MotoGP. Jebloknya prestasi ini bahkan membuat Yamaha merasa berkewajiban meminta maaf secara publik kepada Valentino Rossi dan Maverick Vinales.

Menanggapi buruknya performa motor Garpu Tala ini, Pebalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso mengaku heran. Menurut dia, Yamaha masih memiliki keunggulan yang tak diragukan lagi pada area sasis, namun justru tertinggal di area lain seperti mesin.

“Yamaha selalu punya motor hebat, seperti yang sudah kita tahu. Tapi dalam beberapa aspek, mereka agak tertinggal. Mereka punya sasis terbaik, tapi di elemen lain mereka lemah,” ungkap Dovisiozo, sebagaimana dilansir laman Sky Sport, Sabtu (8/12/2018).

Penurunan prestasi Yamaha juga dinilai beberapa pihak disebabkan oleh perbedaan evaluasi Rossi dan Vinales. Hal ini bahkan terjadi selama uji coba pascamusim di Valencia dan Jerez bulan lalu.

Baca Juga:

Bhayangkara FC Siap Perpanjangan Kontrak Simon McMenemy

LA Lakers Ditaklukkan San Antonio Spurs 120-133

Dua Pelatih Saling Puji Jelang Duel Chelsea Kontra ManCity

Kedua rider Yamaha itu sepakat memilih satu mesin terbaik, namun berbeda pendapat soal performanya. Vinales yakin sebagian besar masalah telah teratasi, namun Rossi ragu mesin ini akan mengantar mereka kembali menuju kemenangan.

“Soal ridernya, menurut saya Vale punya performa dan mentalitas yang sangat berbeda dengan Maverick. Mereka sama-sama kuat, tapi mereka melakukannya dengan cara berbeda,” tuturnya.

“Usia mereka juga berbeda, begitu pula pengalamannya. Gaya balap mereka juga sangat jauh berbeda. Jadi wajar saja bila pendapat mereka berlawanan selama uji coba.”