Ilustrasi Stadion BMW (FOTO: IST)

@Rayapos | Jakarta – PT Jakarta Propertindo (Jakpro) akhirnya diberikan kewenangan untuk membangun stadion Bersih, Manusiawi, Wibawa (BMW) di Jakarta Utara.

Ancaman penolakan pemberian Penyertaan Modal Pemerintah Daerah (PMD) dari DPRD DKI Jakarta hanya di awal-awal saja.

Kini Badan Anggaran (Banggar) telah mengetuk palu pemberian PMD sebesar Rp400 Miliar yang diajukan PT Jakpro dalam APBD tahun anggaran 2019. Artinya modal untuk pembangunan stadion bertaraf internasional itu bakal segera terwujud.

Baca juga:

PDIP Yakin Ahok Tak Kurangi Suara Jokowi di Pilpres 2019

Nih Survei Capres-Cawapres Terbaru, Prabowo Mulai Mengejar

Direktur Utama PT Jakpro Dwi Wahyu Daryoto menuturkan, pembangunan ini ditargetkan tuntas pada tahun 2021 mendatang.

“Skema pembangunannya multi-years hingga 2021,” kata Dwi saat ditemui di gedung DPRD, Selasa (27/11/2018).

Dia menjelaskan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan merancang ulang detail engineering design (DED) stadion dan kawasan disekitarnya.

Rencananya stadion ini juga bakal dijadikan pusat transportasi yang terintergrasi dan bisnis. Dia mengaku, dalam rancangan detail engineering itu juga memakan biaya yang cukup besar.

“Perubahan desain ini butuh biaya sebelum mulai proses tender. biaya pertama untuk 2019 yang kira-kira kita alokaskan Rp 400 M,” kata dia.

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi yang semula ngotot menolak pembangunan Stadion taman BMW diserahkan kepada PT Jakpro akhirnya melunak.

Demi keseriusan pembangunan stadion BMW, pras mengaku akan terus memantau pembangunan stadion tersebut, sebab dana yang dikucurkan untuk proyek itu sangat besar.

Politisi PDI Perjuangan ini pun meminta agar BUMD PT Jakpro bisa menjaga amanah yang diberikan oleh DPRD DKI Jakarta untuk menyelesaikan stadion BMW.

“Saya akan menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal,” tutupnya.

BAGIKAN