@Rayapos | Batam – Petugas Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mengamankan dua kurir narkotika jaringan internasional asal Aceh, Mukhlis (33) dan Muhamad Ikhsan (30), Minggu (22/7/2018) sore.

Kepala Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim, Suwarso menyebut kecurigaan petugas berawal saat bunyi worktroug saat dilakukannya kepada Mukhlis. Kemudian, gaya jalannya berbeda, sehingga petugas menyakini ada yang aneh pada Mukhlis.

Penangkapan keduanya terbilang cukup sulit. Pasalnya kedua pelaku sempat kabur dan lepas dari pantauan petugas yang sudah curiga dengan keduanya. Namun berkat penyisiran yang dilakukan BC Batam dan petugas bandara, keduanya berhasil diamankan.

“Keduanya sempat berpencar dan membaur dengan sejumlah penumpang lainnya, makanya petugas agak sedikit kesulitan mengamankan keduanya,” tutur Suwarso.

Sementara itu, Kabid Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Tipe B Batam, Raden Evy Suhartantyo menjelaskan bahwa dari tangan keduanya, petugas mengamankan sabu seberat 1.038 gram.

“Sabu tersebut disimpan keduanya dalam sandal yang mereka pakai. Tersangka Mukhlis membawa 511 gram, sedangkan Ikhsan 527 gram,” ungkap Evy.

Baca Juga:

Pejabat Bank Dunia Tenggelam di Pantai Seminyak

Wardah Belum Ambil Sikap Soal Penangkapan Inneke Koesherawati

Evy mengaku, saat dilakukan penangkapan, Muhamad Ikhsan sempat melawan dan enggan diperiksa. Namun setelah petugas menemukan sabu di telapak sandal, pelaku tak berkutik.

Dari tangan tersangka petugas menyita 1.038 gram sabu, uang tunai, ponsel, sejumlah kartu kredit, serta kartu ATM beberapa bank. Rencananya, keduanya hendak melakukan penerbangan Batam-Jakarta-Denpasar dengan menggunakan maskapai Lion Air JT-373.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, kedua tersangka beserta barang bukti berupa sabu seberat 1.038 gram dan barang barang bukti lainnya dilimpahkan ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri.

BAGIKAN