Ilustrasi Densus 99 Polri Antiteror. Foto: Dok Rayapos

@Rayapos | Parigi – Ketika polisi tidak siap, diberonrong tembakan oleh teroris di Desa Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Dua polisi terluka tembak.

Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah, AKBP Hary Murowno membenarkan insiden itu. “Ya, benar,” ujarnya kepada wartawan melalui pesan singkat, Senin, (31/12/2018).

Hary mengatakan, insiden penembakan itu terjadi Minggu (30/12/2018) sekitar pukul 09.00 WITA.
Saat itu, dua polisi, Bripka Andrew dan Bripda Baso, berboncengan sepeda motor, melintasi Dusun Salubose.

Mereka hendak mengevakuasi korban mutilasi kelompok DPO MIT Poso pimpinan Ali Kalora.

Di perjalanan, mereka melihat ranting pohon yang melintang di tengah jalan. Kedua anggota polisi itu hendak menyingkirkan ranting, agar bisa lewat.

Bripda Baso turun dari kendaraan, mendekati ranting. Saat itulah Baso diberondong tembakan dari arah belakang. Kena.

Seketika, Bripka Andrew melancarkan tembakan balasan ke arah penembak yang bersembunyi. Tembakan Andrew dibalas pula oleh musuh. Terjadilah baku tembak.

Namun baku tembak tidak lama. Sebab, kemudian teroris kabur.

Bripka Andrew jadi korban juga. Dia terkena tembakan di bagian punggung dan kakinya mengalami patah tulang.

Polisi hingga kini masih mengevakuasi anggotanya yang terkena tembakan. Sedang pelaku kelompok teror sudah kabur ke hutan. (*)

BAGIKAN