Duku Ogan Komering Ulu Tak Bebuah Lebat

@Rayapos | Baturaja: Sejumlah pohon duku di perkebunan milik warga di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, dalam dua tiga tahun terakhir tidak lagi berbuah lebat, sehingga ketika musim panen hasilnya tidak memuaskan.

Kalaupun berbuah, ketika panen hasilnya tidak banyak sehingga memicu harga jual di pasaran menjadi tinggi, kata Jumroni, petani pemilik kebun duku di Desa Kepayang dan Kedondong Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (26/1).

Menurut dia, hasil panen buah duku di daerah sekitarnya itu tak begitu memuaskan petani, sehingga ketika dijual di pasaran tidak sebanding dengan pengeluaran biaya pemeliharaan selama setahun.

Ia mengaku, tidak mengetahui penyebab pohon dukunya tidak berbuah lebat, namun yang jelas banyak pohon duku mati.

Sekretaris Dinas Pertanian (Distan) OKU, Joni Saihu, menjelaskan matinya batang duku di daerah ini lantaran kebanyakan berada di lembak atau di dataran rendah.

“Karena berada di dataran rendah, mudah tergenang air. Juga pohon duku mudah diserang penyakit dan akhirnya banyak yang mati,” kata Joni.

Selain itu lanjut dia, matinya tanaman duku ini bisa jadi karena kurangnya unsur hara tanah.

Terlebih lagi kebanyakan tanaman duku di OKU ini bukan hasil budidaya, melainkan tanaman peninggalan dari pendahulu bahkan sudah ada yang berumur puluhan tahun.

“Pohon duku kami kebanyakan duku alam bukan hasil budidaya, bahkan ada yang sudah berumur puluhan tahun. Sementara asupannya tidak ada. Jadi bisa jadi karena kurang unsur hara,” jelasnya.

Ke depan, pihaknya mencoba meneliti lagi apa yang jadi penyebab kematian batang duku di daerah ini. [ant]

Comments

comments

LEAVE A REPLY