Kolase Rayapos

@Rayapos | Jakarta – Tak bisa dipungkiri, nama Marc Marquez layak disandingkan dengan para legenda MotoGP. Rider Spanyol itu baru saja merengkuh gelar kelima bersama Repsol Honda. Namun banyak kalangan yang meragukan kemampuannya saat membela tim lain.

Mantan crew chief Mick Doohan dan Valentino Rossi, Jeremy Burgess merupakan salah satu orang yang mengaku penasaran dan sangat ingin melihat performa Marquez ketika menunggangi motor selain Honda.

Jika Marquez memutuskan pindah tim, Burgess menyakini sang rider kelahiran 1993 ini akan tetap menunjukan kemampuannya. Maka hal ini tentunya akan menarik minat lebih banyak orang untuk menonton MotoGP.

Opini Burgess ini bisa dibilang tak main-main. Pria asal Australia ini dikenal dengan pengalamannya yang segudang di ajang Grand Prix. Dengan sentuhannya, Wayne Gardner, Doohan dan Rossi berhasil menjadi rider-rider dengan prestasi mentereng.

Burgess pun mengaku optimis Marquez bisa meraih gelar lebih banyak dibandingkan dengan juara sebelumnya. Bahkan, menurut dia pebalap 25 tahun itu bisa meraih gelar bersama dua pabrikan lainnya sekaligus.

“Memperhitungkan betapa masih mudanya Marc sekarang, ia bisa berpotensi menjadi juara dunia dengan tiga motor berbeda, yakni Honda dan dua pabrikan lain,” ujar Burgess, sebagaimana dilansir dari Corsedimoto, Selasa (8/1/2019).

” Ia bisa melakukan hal yang tak satu pun di antara Valentino Rossi, Casey Stoner atau Eddie Lawson bisa lakukan.”

Sejauh ini hanya Giacomo Agostini, Rossi, Lawson, Stoner dan Geoff Duke yang mampu meraih gelar dunia kelas para raja dengan dua pabrikan berbeda. Jika Marquez mampu meraih gelar dunia dengan tiga pabrikan berbeda, maka ia akan menggoreskan sejarah baru.

“Marc masih cukup muda dan bakal sangat menarik jika ia pindah dari Honda menuju pabrikan lain pada beberapa tahun mendatang,” tukasnya.