Emanuel Dapaloka Bicara Tentang Festival Sumba Wanno Kalada

Dalam rangka memperingati Hari Raya Natal 2016, masyarakat Sumba, NTT yang tinggal di Jabodetabek, mengadakan Festival Budaya di Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (27/1).

Festival budaya ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi masyarakat Sumba, NTT yang berada di Jabodetabek.

Emanuel selaku panitia acara gelaran budaya ini mengatakan, acara ini bertujuan untuk memperingati natal dan tahun baru 2016. Selain itu, festival budaya ini juga diisi dengan prosesi penerimaan “sesembahan” berupa kerbau dan babi yang dibawa oleh sanak sodara orang Sumba kepada rumah utamanya (IKBS Jabodetabek).

“Selain memperingati natal dan tahun baru 2017, dan untuk acara hari ini kita juga adakan gelaran budaya seperti potong kerbau dan babi” ujar Emanuel, Jumat (27/1).

Kerbau dan babi itu, lanjut Emanuel, untuk pesta syukur dari mereka yang merantau datang dan membawa jerih payahnya untuk dipersembahkan kepada Merapu.

“Dengan membawa empat babi dan satu kerbau itu disebut Kedde dalam prosesi adat” tambahnya.

Selanjutnya, setelah pemotongan kerbau dan babi pada hari ini, gelaran budaya ini akan dilanjutkan pada esok hari di Bumi Perkemahan Cibubur.

“Besok kami juga akan menggelar sebuah ibadah natal yang bersifat Inkulturatif antara tradisi Natal umat Kristiani dan budaya Sumba. Jadi dalam ibadah tersebut akan ditampilkan sejumlah tarian dan pantun adat Sumba” tutup Emanuel.

Menurut pantauan Rayapos.com dilokasi saat ini para masyarakat Sumba yang hadir dilokasi sedang mengadakan prosesi adat Sumba dengan memotong kerbau dan babi yang nantinya akan dibagikan dan di makan bersama oleh para masyarakat Sumba yang hadir.

Selain itu, para masyarakat Sumba juga menampilkan sejumlah tarian dan pantun-pantun adat Sumba dalam atraksi kebudayaan yang digelar pada hari ini.

Comments

comments

LEAVE A REPLY