Empat Kecamatan di Gorontalo Utara Terendam Banjir

@Rayapos | Gorontalo: Empat kecamatan di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, yaitu Kecamatan Tomilito, Monano, Biawu dan Tolinggula, terendam banjir dengan ketinggian bervariasi antara 50 centimeter hingga 1 meter.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Nurhadi Rahim, Kamis di Gorontalo mengatakan, banjir tersebut dipicu intensitas hujan yang sangat tinggi sejak Rabu (25/1) hingga saat ini.

Pihaknya mencatat, banjir yang merendam wilayah Kecamatan Tomilito, rata-rata merendam areal persawahan.

“Banjir di wilayah ini belum merendam pemukiman, namun areal persawahan yang diperkirakan lebih dari 40 hektare, terendam banjir,” ujarnya.

Banjir kata Nurhadi, disebabkan sistem drainase di wilayah tersebut tidak baik ditambah genangan sungai Bubode di Desa Milango, tidak bisa mengalir ke hilir sungai sehingga areal persawahan mengalami rusak berat.

Sedangkan di wilayah Kecamatan Monano kata dia, banjir disebabkan air lewat yang cukup deras melewati lalu lintas jalan desa.

Serta di wilayah Kecamatan Biawu dan Tolinggula, banjir merendam pemukiman warga akibat luapan sungai di dua wilayah yang ada di perbatasan bagian barat itu.

Selain itu kata Nurhadi, musibah tanah longsor pun menimpa wilayah sepanjang jalan nasional di Desa Sembihingan dan Kasia di Kecamatan Sumalata.

Akses transportasi di wilayah tersebut terputus, sebab longsor yang terjadi sejak Kamis pagi belum bisa diatasi.

“Sejauh ini, BPBD sudah berkoordinasi dengan pihak swasta, BPBD Provinsi Gorontalo dan Balai Sungai untuk membantu pengerahan alat berat di wilayah longsor,” ujar Nurhadi.

Pihaknya mendapat konfirmasi dari pemerintah provinsi, jika alat berat melalui BPBD dan Balai Sungai sementara menuju titik longsor, mengingat akses jalan tidak hanya memutus arus transportasi namun pihaknya kata Nurhadi, mengalami kesulitan dalam penyaluran bantuan makanan siap saji di wilayah Kecamatan Biawu dan Tolinggula.

Alat berat dari beberapa perusahaan di wilayah tersebut kata dia, tidak mampu membersihkan longsoran di lintas Sumalata-Tolinggula yang menghubungkan langsung Gorontalo dengan Provinsi Sulawesi Tengah itu. [ant]

Comments

comments

LEAVE A REPLY