EmrusCorner prediksi Pilkada 2018 akan berlangsung ketat

@Rayapos.com| Jakarta: Direktur Eksekutif EmrusCorner, Emrus Sihombing mengatakan, bahwa penyelenggaraan Pilkada 2018 kedudukannya menjadi strategis sebelum digelarnya pemilu 2019. Dia memprediksi Pilkada 2018 mendatang akan berlangsung ketat karena partai politik (parpol) akan saling beradu visi, misi, program, dan sosok pasangan calon (paslon).

Namun Emrus mengingatkan agar pada Pilkada tahun depan harus menghindari politik eksploitasi SARA oleh semua pihak.

“Karena itu saya berharap kepada lembaga-lembaga pemilu, Kemendagri, pemerintah daerah, semua partai, para anggota DPR, dan seluruh rakyat Indonesia, harus bersama-sama menolak komunikasi politik yang mengeksploitasi SARA dalam bentuk apa pun,” kata Emrus pada keterangannya kepada Rayapos.com, Jumat (22/9/2017).

Menurutnya, pada dua pilkada sebelumnya tahun 2015 dan 2017, partai politik tentu sudah mendapat data dan menginventarisasi kekuatan dengan melihat berapa titik daerah yang mereka “rebut” dalam kedua pilkada tersebut.

Dalam rangka memenangkan Pilpres 2019, perhitungan daerah yang “dikuasai” lebih pada jumlah kabupaten/kotamadya dari pada jumlah propinsi, kecuali DKI Jakarta. Sebab, lanjut Emrus, yang bersentuhan langsung dengan rakyat adalah bupati dan walikota untuk menarik simpati rakyat dalam rangka memenangkan Pilpres 2019.

“Malah sebagai partai atau koalisi politik yang ingin berkuasa periode 2019-2024, para partai boleh jadi sudah melakukan kalkulasi kuantitaif jumlah daerah yang “dikuasai” oleh partai lain, baik yang berada di kelompok partai pendukung pemerintah maupun kelompok partai di luar pemerintah,” jelas dia.

Emrus memprediksi menjelang Pilpres 2019, tampaknya akan tetap ada dua kelompok koalisi partai yang masing-masing membawa pasangan capres dan cawapres.

“Untuk lebih “percaya diri” bertarung pada Pilpres mendatang, tentunya para partai atau koalisi partai akan berusaha keras memenangkan Pilkada 2018 sebanyak mungkin,” ujarnya.

“Persaingan politik pada Pilkada 2018, menurut saya akan semakin ketat,” tambahnya.

Comments

comments