Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah (FOTO: RAYAPOS/KEMAL MAULANA)

@Rayapos | Jakarta – Wali kota di DKI Jakarta diminta untuk megevaluasi kinerja lurah dan camat di seluruh wilayah. Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah menjelaskan, Gubernur Anies Baswedan memberi waktu satu bulan kepada seluruh wali kota untuk mengevaluasi.

“Kalo ada kelurahan yang kinerjanya rendah ya langsung ditunjuk aja kelurahan mana, nanti Wali kota segera lakukan evaluasi, karena pak gub sudah perintahkan kepada para walaikota yang baru dikasih waktu 1 bulan untuk melakukan evaluasi kinerja para lurah dan camat,” kata Saefullah di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2018).

Diakui Sekda, instruksi tersebut sudah mulai berjalan sejak dikeluarkannya pengarahan Gubernur Anies Baswedan Rabu Kemarin. “Satu bulan sejak pengarahan kemarin (sudah bekerja) ,” ungkapnya.

Baca juga:

Nih, Deretan Tokoh Politik yang Tak Nyaleg di 2019

Wacana Baru, Jenderal Ryamizard Layak Dampingi Jokowi

Menyusul adanya evaluasi lurah dan camat ini, ketika disinggung soal pungutan liar (pungli) yang kerap terjadi di kelurahan dan kecamatan pada saat proses evaluasi berlangsung, Saefullah meminta pelaku segera ditangkap dan dilaporkan.

“Kalo ada ditangkep aja, diinformasikan dibunyikan kelurahan mana kan dia terimanya? kalo mau di foto kan sekarang canggih jadi foto aja gitu, Kalo ada gratifikasi terkait pelayanan yg ada dikelurahan itu trmsuk ptsp nya gtu di infokan aja gtu trus pastinya skrg kita berterima kasih klo spejang infonya itu akurat,” tutupnya.

Diinformasikan Saefullah saat ini bertugas sebagai Ketua Panitia Seleksi (Pansel) rotasi dan mutasi jabatan. Saefullah bekerja berdasarkan Pergub no 1012 tahun 2018.

Pansel berhasil mengusulkan pencopotan 17 (tujuh belas) Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 2 (dua) Pejabat Administrator, dan 1 (satu) Pejabat Widyaiswara Ahli Utama yang mengalami rotasi dan mutasi dalam lingkungan Pemprov DKI Jakarta pada tanggal 5 Juli 2018 lalu.

BAGIKAN