Inilah surat balasan Ahok kepada Fadilla.

@Rayapos | Pasuruan – Fadilla membantah tuduhan: dia sengaja menjelek-jelekkan sekolahnya (SMA Negeri 3 Lamongan, Jatim). “Mohon maaf, saya nggak pernah menjelek-jelekkan nama sekolah. Saya mau bilang terima kasih. Ijazah saya sudah dikeluarkan,” kata F saat ditemui wartawan di rumahnya, di Lamongan, Jatim, Kamis (4/1/2018).

Berita Terkait: Terungkap, Surat Ahok Ditakuti Orang yang Diduga Berniat Pungli

Fadilla menyatakan, dia tak pernah meminta bantuan Ahok (secara langsung) untuk mengambil ijazah di sekolah. Dia hanya meminta dukungan doa dariAhok. Meski begitu, dia berterima kasih kepada Ahok karena siap memberikan bantuan.

“Saya nggak minta bantuan. Saya curhat mengenai kondisi ekonomi, ibu jualan lagi sepi dan ijazah saya masih di sekolah. Saya minta doa Pak Ahok. Saya nggak tahu bakal jadi begini. Sebenarnya orang tua juga ada niatan untuk mengambil pada bulan Januari,” katanya.

Berita Terkait: Kebaikan Ahok kepada Siswi SMA Ini Unik

Fadilla juga keberatan dengan pernyataan yang menyebutkan dia memenangi lomba puisi yang digelar Ahok.

“Saya tidak pernah mengikuti lomba puisi. Dan Pak Ahok juga tidak pernah mengadakan. Kepala sekolah tak pernah membaca surat itu (surat dari Ahok) lalu bisa mengatakan itu, itu bagaimana,” katanya.

Dia juga keberatan dengan anggapan bahwa dia hanya mencari sensasi, seperti anggapan teman-temannya selama ini.

“Ada yang bilang saya begini karena nyari sensasi. Nggak, saya nggak mau nyari sensasi. Mereka nggak tahu faktanya kok bisa bilang begitu gimana,” katanya.

Berita Terkait: Surat Ahok pun Ditanggapi Pejabat sebagai Politisasi

Seperti diberitakan, masalah ini viral di medsos sejak Fadila memposting surat balasan Ahok, bahwa Ahok menyanggupi membantu membayar uang sekolah Fadilla. Sebab, Fadilla curhat ke Ahok via surat, bahwa dia tidak bisa mengambil ijazah SMA-nya karena belum membayar.

Kasus ini kemudian meluas. Dinas Pendidikan Jawa Timur membantah kabar viral yang menyebut SMA 3 Lamongan menahan ijazah siswi karena tunggakan pembayaran.

Maka, staf Ahok, Natanael T Oppusunggu, yang disebut-sebut dalam kabar itu, angkat bicara.

Natanael mengatakan: “Kepala Sekolah dan Keluarga sudah mengakui bahwa Pak Ahok membantu untuk pengambilan ijazah. Ketika saya mau bayarkan dan minta nomor rekening pihak sekolah tidak mau jadi mereka mengeluarkan ijazahnya, tanpa dibayar.”

Baca juga: Polda Metro Jelaskan Kapan Keluarkan Hasil Tes Rambut Jennifer Dunn

Tapi poinnya tanpa saya hubungi dan mau bayarkan, siswi ini ijazahnya ditahan. Ketika si siswa informasikan ada staf Pak Ahok mau bayar baru lah mereka mau kasih ijazahnya. Selama ini memang bisa ijazahnya keluar?” kata Natanael melalui pesan singkat kepada wartawan, Rabu (3/1/2018).

Comments

comments