Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah. (FOTO: Rayapos/Andrew Tito)

@Rayapos | Jakarta – Fahri Hamzah membongkar kondisi internal PKS. Kali ini, dia bicara tentang banyaknya bakal caleg PKS yang mundur lantaran harus meneken surat pengunduran diri.

“Banyak sekali (yang mundur). Saya kira bisa-bisa PKS ini nggak bisa maju gara-gara calegnya mundur semua,” kata Fahri di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/7/2018).

Menurut Fahri, surat pengunduran diri bertanggal kosong yang harus diteken tiap bacaleg membuat mereka enggan mencalonkan diri. Dia memperkirakan PKS bisa saja gagal maju di Pileg 2019 lantaran kejadian ini.

Fahri pun kembali menjelaskan, surat pengunduran diri gagasan DPP PKS ini bertentangan dengan undang-undang. Dia menilai surat ini merupakan ide konyol.

“Orang PKS menganggap ini bentuk ketaatan kami (kader). Ini demokrasi. Anda sudah mengambil suara rakyat, jangan berpikir secara organisasi. Nah, yang begini ini oleh pemimpin PKS sekarang nggak masuk di akalnya. Karena pemimpin ini tidak terbiasa hidup di alam demokrasi. Dia hidup dalam dirinya sendiri,” tutur Fahri.

Dia menyebut, surat pengunduran diri bacaleg ini ibarat menyerahkan nyawa ke partai. PKS, sebut Fahri, saat ini seolah hanya fokus memikirkan cara menghabiskan lawan.

“Bagaimana cara Anda menjadi wakil rakyat sementara nyawa anda dipegang partai. Itulah tindakan menentang UUD dari PKS. Ini menentang UUD,” ucap Wakil Ketua DPR itu.

“Ini yang saya bilang di mereka tidak ada logikanya, yang ada hasrat menghabiskan lawan. Yang namanya islah sudah dianggap nggak ada lagi. Pokoknya ingin menang dengan segala cara termasuk melanggar undang-undang,” sebut Fahri.

BAGIKAN