Film “Ghost in the Shell” menggunakan ilustrator asal Indonesia

rayapos.com - Ghost in the Shell
Film Ghost in the Shell (Foto: denofgeek)

@Rayapos.com | Jakarta: Seorang pemuda asal Malang Evan Raditya Pratomo (27) ikut berperan dalam kesuksesan film Ghost in the Shell besutan sutradara Rupert Sanders yang masuk dalam Box Office.

Pemuda lulusan Program Visual Communication Design Universitas Ciputra angkatan 2009 tersebut adalah seorang desainer yang memulai karirnya pada 2011 dengan menggambar untuk buku cerita anak-anak. Namun pada tahun 2014, dia mencoba aliran kontemporer pop surrealis Jepang.

Pada Mei 2016, sehari setelah ia mengunggah empat gambar karyanya, yakni Power, The Debris, Filled Her Lungs, dan A Kiss for Red Sun, ke Tumblr, sebuah studio ternama di Hollywood, Paramount Pictures Corporation menghubunginya.

Paramount pada saat itu tengah mencari desainer yang cocok untuk membuat poster film Ghost in the Shell, yang dibintangi aktris Hollywood ternama, Scarlett Johansson. Kemudian pihak perusahaan bekerjasama dengan Tumblr dan mendapatkan nama Evan dari sana.

Evan (kiri) bersama tim produksi film Ghost in the Shell (Foto: jawapos.com)
Evan (kiri) bersama tim produksi film Ghost in the Shell (Foto: jawapos.com)

Evan dipilih karena hasil karyanya memiliki perpaduan budaya yang pas antara timur dan barat dan sangat cocok dengan film Ghost in the Shell yang juga diadaptasi dari komik Jepang.

“Mereka lihat karya saya cocok karena memiliki perpaduan timur dan barat dengan objek manusia yang berwajah barat, tapi warna dan finishing dari Jepang,” kata Evan seperti dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (06/04/17).

Kemudian Paramount Pictures Corporation mengirimkan Email untuk Evan yang meminta agar pemuda asal Malang tersebut terbang ke Wellington, Selandia Baru.

Baca juga: Evolusi manusia menjadi robot dalam “Ghost in the Shell”

Sesampainya di sana, Evan mengatakan bahwa ia diajak berkeliling lokasi syuting Ghost in the Shell untuk melihat area produksi mulai dari properti, kostum, hingga riasan. Bahkan ia juga bisa melihat langsung proses pembuatan film. Hal tersebut bertujuan agar Evan bisa mendapatkan inspirasi untuk menggambar ilustrasi film bergenre laga fiksi ilmiah tersebut.

Setelah kunjungan tersebut, Evan berhasil membuat dua poster Ghost in the Shell untuk dipromosikan di media sosial. Salah satu poster buatan Evan menampilkan tokoh Mira Killian yang bersanding dengan Batou. Kemudian poster yang satunya menampilkan gambar ScarJo yang dikelilingi kabel dan mesin robot.

Poster Ghost in the Shell karya Evan (Foto: Courtesy Evan Raditya Pratomo)
Poster Ghost in the Shell karya Evan (Foto: Courtesy Evan Raditya Pratomo)
Poster Ghost in the Shell untuk promosi di media sosial (Foto: Courtesy Evan Raditya Pratomo)
Poster Ghost in the Shell untuk promosi di media sosial (Foto: Courtesy Evan Raditya Pratomo)

Kemudian, pada November 2016, Evan juga diundang ke Tokyo, Jepang, dalam acara trailer screening perdana film Ghost in the Shell. Bahkan para pemain dan penggarap film juga hadir dalam acara tersebut.

Evan mengaku bahwa itu pertama kalinya ia bekerja untuk Hollywood. Namun ia berharap bisa berkontribusi untuk film-film besar lainnya sebagai desainer.

Comments

comments