Andrea Iannone

@Rayapos | Jakarta – Pebalap Andrea Iannone berhasil naik podium di MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island, Minggu (28/10/2018). The Maniac menyentuh garis finis kedua dibelakang rider Movistar Yamaha, Maverick Vinales.

Selepas bendera start dikibarkan, Iannone menjadi ancaman serius bagi Andrea Dovizioso, Valentino Rossi, Jack Miller, Marc Marquez, Johann Zarco, Alvaro Bautista dan Alex Rins sebelum Maverick Vinales mengambil alih pimpinan lomba.

Pebalap Suzuki Ecstar merangsek ke posisi ketiga setelah Marquez dan Jarco terlibat insiden. Kemudian bertarung dengan Dovizioso dan Miller. Sayangnya, dua kesalahan di Tikungan 4 membuat peluangnya meraih kemenangan sirna.

Iannone mengaku masalah ban menjadi salah satu faktor yang membuatnya tak bisa mengejar Vinales. Ban depan medium dan ban belakang keras yang ia pilih, ternyata aus lebih awal dari rencana.

“Saya memulai balapan dengan sangat nyaman dan jelas kami punya potensi bagus untuk menang. Tapi saya melakukan kesalahan di Tikungan 4 dan kehilangan 4-5 posisi,” jelas Iannone, sebagaimana dilansir laman Crashnet, Senin (29/10/2018).

Baca Juga:

Iannone Jadi Pembalap Tercepat di Sesi Free Practice 2 Motogp Australia

Lewis Hamilton Pastikan Gelar Juara F1 di GP Meksiko

Pemilik Leicester City Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter

“Bukan situasi yang baik! Saya coba memperbaiki, tapi ban mulai lebih drop dari dugaan, jadi saya coba bertahan dan mengendalikan ban sebaik mungkin.”

Namun strategi mengendalikan usia ban ini ternyata cukup membuatnya melaju dan kian mendekati Vinales di beberapa lap terakhir. Akan tetapi kesalahan kedua yang dibuatnya di Tikungan 4 menjadikan posisinya makin menjauh lagi dari pimpinan lomba.

“Saya punya potensi di empat lap terakhir dan saya ngotot 100 persen. Saya mendekati Maverick tapi pada lap terakhir saya melakukan kesalahan di Tikungan 4, jadi Dovi nyaris menyalip saya,” tandasnya.

“Tapi pada akhirnya ini pertarungan yang hebat, juga bersama Vale, kedua Ducati, Marc dan Zarco. Balapan ini sulit, tapi kami finis kedua. Saya senang.”