@Rayapos | Jakarta – Sebuah laporan situs penyedia layanan perceraian, Divorce Online mengungkapkan bahwa game yang tengah populer ‘Fortnite’ ternyata berdampak negatif bagi sebagian masyarakat, terutama pasangan suami isteri.

Sebagaimana dilansir laman Cnet, Senin (17/9/2018), permainan online ini dinilai menjadi salah satu penyebab perceraian bagi 200 pasangan di Inggris tahun ini.

“Angka-angka ini setara dengan 5 persen dari 4.665 petisi perceraian yang kami tangani sejak awal tahun,” rilis Divorce Online dalam laporan yang dipublikasikannya.

Namun hingga kini, Epic Games selaku pengembang permainan tersebut belum memberikan pernyataan resminya.

Game ‘Fortnite’ sendiri bukan yang pertama menjadi dalang bagi putusnya sebuah hubungan asmara. Fenomena itu tidaklah mengherankan. Pasalnya, WHO baru saja mencantumkan kecanduan bermain game sebagai perilaku yang berbahaya.

Menurut WHO, kecanduan sebuah game dapat menyebabkan diet yang tidak sehat. Selain itu, para gamer juga selalu ‘diintai’ berbagai masalah kesehatan seperti penglihatan atau pendengaran, kurang tidur, perilaku agresif, dan depresi.

Belum lama ini, gamer profesional Douglas Martin memutuskan pacarnya demi fokus untuk mendapatkan juara. Ia mengumumkan langkah tersebut melalui akun Twitter resminya.

Selain kecanduan game, berdasarkan laporan Divorce Online penyebab utama perceraian di 2018 diantaranya pornografi dan sosial media.

BAGIKAN