@Rayapos | Madrid – Santiago Solari masih terkesan belum siap untuk menjadi pelatih interim Real Madrid. Pria asal Argentina ini ditunjuk menggantikan Julen Lopetegui yang gagal membawa Los Blancos bersinar di liga domestik maupun Eropa.

Lopetegui dipecat Real Madrid setelah meraih hasil buruk dalam 14 laga yang dijalani di semua ajang kompetisi. Karena itu, manajemen berharap kehadiran Solari dapat meningkatkan mental skuat Madrid untuk meraih hasil terbaik.

Solari juga hanya ditunjuk sebagai pelatih sementara, kabarnya dia diberi waktu hingga dua pekan ke depan untuk melatih Gareth Bale dan kolega. Saat ini ia tengah mempersiapkan diri menghadapi laga debutnya kontra Melilla di Copa del Rey.

Publik pun berharap banyak dengan kemampuan yang dimiliki Solari. Ia dikenal sebagai pelatih yang kaya taktik, karena tidak mengandalkan satu cara bermain saja. Hal tersebut dibuktikan ketika menangani Real Madrid Castilla.

Baca Juga:

Pamela Anderson Gagal ‘Move On’ dari Pemain Marseille

Gennaro Gattuso Siap Mundur dari AC Milan

Novak Djokovic Lolos ke Putaran Kedua Paris Masters

Kendati begitu, Solari menyebut dirinya berbeda dengan Zinadine Zidane. Walaupun pernah sama-sama menangani tim muda, menurut dia, Zidane berada di level tersendiri. Sebab pelatih plontos itu sudah meraih banyak hal sebagai pemain dan pelatih.

“Mari kita biarkan Zidane sendirian,” ujar Solari, sebagaimana dilansir laman resmi Real Madrid, Rabu (30/10/2018).

“Zidane adalah salah satu yang terbesar di Real Madrid. Kita tidak bisa terus membicarakan tentang dia, lebih baik meninggalkannya sendirian dalam kebesarannya dan tidak perlu membandingkannya dengan siapa pun.”

Namun meski hanya berstatus sebagai pelatih sementara, Solari mengaku akan menikmati masa-masa menjadi pelatih kepala Real Madrid. Pelatih berusia 42 tahun menyebut dirinya bangga bisa menjadi bagian dari Madrid sebagai pemain dan pelatih.

“Bekerja untuk Real Madrid adalah sebuah peluang besar. Saya sangat senang dan sudah menantikan tantangan ini. Saya sudah pernah menjadi pemain dan memberikan hingga tetes keringat terakhir di baju ini,” tukasnya.