Gerindra Terus Berupaya Bangun Koalisi Gemuk Untuk Tahan Laju Ahok di Pilkada 2017

@Rayapos | Jakarta: Perebutan tahkta Ibukota yang akan ditentukan lewat Pilkada DKI Jakarta 2017 nanti, semakin menarik di tengah fenomena Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang memutuskan untuk maju dari jalur independen.

Tidak diliriknya sejumlah partai politik untuk mengusungnya, membuat para parpol ketar ketir. Pasalnya, sangat sulit untuk menandingi keperkasaan Ahok dan hal itu sudah berulang kali dilontarkan oleh pengamat, parpol, bahkan calin yang nanti akan bertarung.

Sebab itu, diperlukan cara yang cerdik untuk menahan Ahok di Pilkada nanti. Hal inilah yang menjadi pekerjaan rumah terbesar parpol yang akan ikut serta dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Salah satu cara yang saat ini giat dijajaki, adalah membangun koalisi gemuk untuk menandingi Ahok.  Partai Gerindra merupakan salah satu parpol yang mencoba untuk mewujudkan hal tersebut.  Wacana menciptakan koalisi gemuk ini didengungkan oleh Ketua DPD Gerindra, Mohamad Taufik, yang mengatakan akan melakukan silaturahmi politik ke kubu PDI Perjuangan.

Gerindra ingin kembali melakukan nostalgia politik ketika sukses membawa Jokowi dan Ahok sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Jokowi kemudian menjadi Presiden Republik Indonesia, sementara Ahok, menggantikan posisi Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Kita intensifkan komunikasi untuk mengulang kejayaan (Pilkada 2012). Insya Allah Jumat kita akan datang ke kantor PDIP,” kata Taufik, Jakarta, Rabu (18/5).

Beredar kabar bahwa sudah ada beberapa parpol yang menyatakan kesediaan untuk membentuk koalisi gemuk, dalam upaya menahan laju Ahok dari jalur non parpol. Mereka adalah PKS, PAN, PPP, PKB, Partai Golkar dan Partai Demokrat.

“Kalau Partai Hanura dan NasDem kan sudah dukung Ahok, makanya enggak perlu penjajakan lagi,”  pungkas Taufik.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY