Gisella Anastasia , nangis.... Foto: JNPP

@Rayapos | Jakarta – Penyanyi Gisella Anastasia (Gisel) menghadiri sidang perdana perceraiannya dengan Gading Marten, Rabu (12/12) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Tak hanya sendiri, dia didampingi oleh kuasa hukumnya, Andreas Sapta.

Hasil sidang dengan agenda mediasi tersebut, dinyatakan gagal. Sebab, Gading tidak hadir di persidangan cerai itu.

Pihak dari Gading, pemeran film ‘Love For Sale’ itu, telah memberikan surat pernyataan kepada hakim, tentang ketidakhadirannya. Gading juga menyetujui gugatan cerai Gisel.

Gisel usai persidangan, langsung dikerubuti wartawan. Ditanya-tanya tentang sidang, sebab sidangnya tertutup. Dia mengatakan:

“Enggak ditanyain apa-apa. Cuma, hakimnya kasih surat dari Mas Gading, dicocokkan data-datanya, ada yang kurang, dilengkapi. Terus, ngomong sesuai apa yang harus beliau kasih tahu. Saya iya-iya saja.”

Meski tidak terlalu banyak bertanya, hakim memberitahu kepada ibu satu anak itu bahwa saat sidang dengan agenda mediasi, sebaiknya kedua belak pihak datang.

Namun, apabila sudah dipanggil dua kali masih belum datang, maka agenda selanjutnya adalah sidang menghadirkan saksi saksi.

Pengacara Gisel, Andreas Sapta ditemui wartawan di lokasi yang sama, mengatakan:

“Tadi hakim menganggap, tidak ada upaya mediasi. Bahwa sudah dianggap mediasi telah gagal. Jadi, sudah bulat, tinggal maju ke agenda minggu depan, yaitu agenda pembuktian dan saksi-saksi.”

Saat menjalani persidangan, pelantun lagu ‘Cara Lupakanmu’ itu tak kuasa menahan air matanya. Sehingga, mata Gisel terlihat sembab. Bahkan saat diwawancara, dia matanya berkaca-kaca, lagi.

“Nangislah, masa enggak nangis? Pastilah, orang putus pacaran saja pasti ada nangisnya, ah mau nangis lagi, rese,” ucap Gisel.

Baca Juga:

Bupati Cianjur Ditangkap KPK, Uang Rp 1,5 Disita

Polda Metro Jelaskan Pengeroyokan terhadap Anggota TNI

Rupanya, banyak hal yang membuat Gisel menangis saat menjalani sidang. Dia mengaku harus melewati peperangan batin. Meski begitu, dia merasa perceraian menjadi jalan yang terbaik.

“Ini keputusan terakhir yang kami anggap terbaik. Tapi, tetap ada sisi-sisi entah menyalahkan diri sendiri, entah bagian inget Gempinya atau yang mana, ada saja bagian bikin sedihnya,” pungkas Gisel. (*)