Gunung Mahameru Kembali Ditutup Setelah Dua Pendaki Dinyatakan Hilang

@Rayapos | Jakarta: Gunung Semeru kembali ditutup dikarenakan hilangnya dua orang pendaki asal Cirebon. Akibat kejadian ini, sekitar 500 pendaki batal menapaki Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut, karena pendakian ditutup sementara sejak 21 Mei 2016 malam.

John Kennedie selaku Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, menginformasikan, dua pendaki tersebut berasal dari Cirebon, Jawa Barat, bernama Supriadi dan Zirli Gita Safitri.

Keduanya diketahui terakhir menuju puncak Mahameru pada 19 Mei 2016, namun tak kunjung kembali meski ditunggu dua rekannya di Watugedhe atau jakur terjal menuju puncak di zona berpasir.

Sampai saat ini Tim SAR gabungan sekitar 50 personil sudah dikerahkan untuk mencari keberadaan dua pendaki asal Cirebon tersebut dan sempat ditemukan jejak kaki di Blok Watu Gede dengan jarak 100 meter dari Blok Watu Besar ke arah Sumber Mani yang diduga kuat jejak dua pendaki yang hilang.

“Titik pencarian hari ini juga difokuskan di Blank 75, Sumber Mani, dan Watu Besar” tambahnya.

Saat ini, jalur pendakian juga ditutup total sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan untuk kepentingan pencarian dua penyintas tersebut. Ratusan pendaki yang akan memanjat Semeru terpaksa gagal berangkat. Sementara pendaki yang berada di atas diminta untuk turun. [ant]

BAGIKAN

LEAVE A REPLY