Gusur ”Tanjung”, Pemdes Batu Merah Buka Ancang-ancang

@Rayapos | Ambon: Menindaklanjuti surat edaran Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, bahwa penutupan lokalisasi harus tuntas hingga tahun 2019 nanti, Pemerintah Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, berupaya untuk menindaklanjutinya. Lokalisasi di wilayah Batu Merah yang akrab dikenal dengan Tanjung, sedianya akan segera dibersihkan.

Pemerintah Desa Batu merah mulai melakukan pemberitahuan awal kepada 180 PSK dan 32 pemilik tempat karaoke di Tanjung Batumerah, Rabu(24/8) pagi. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Penjabat Kepala Desa Negeri Batumerah, M. Saleh Kiat, kepada wartawan, Rabu (24/8).

”Jadi kami cuma melakukan pemberitahuan awal sebelum nanti dilakukan penertiban. Rencana itu sesuai surat edaran Menteri Sosial,” ujarnya.

Langkah yang dilakukan Pemdes Batu Merah ini, jelasnya, merupakan inisiatif awal sebelum ada sosialisasi resmi dari Dinas Sosial dan instansi terkait. Sasarannya, agar pemilik tempat usaha bisa mempersiapkan diri jika nantinya lokalisasi benar-benar ditutup.

”Kami tahu jika mereka (pemilik tempat karaoke-Red) mungkin punya tunggakan di bank. Karenanya pemberitahuan awal penting agar semua pemilik tempat usaha bisa menyiapkan segala kemungkinannya,” tambahnya.

Semenjak menerima pemberitahuan dari Pemdes Batu Merah, tegasnya, masih belum ada tanggapan langsung oleh para pengelola Lokalisasi Tanjung. Namun biar bagaimanapun juga, harapnya, pihak pengelola tetap harus mempersiapkan diri.

”Karena kami meyakini lokalisasi itu tidak resmi. Jadi sewaktu-waktu bisa ditertibkan,” pungkasnya.

Sumber: Kontributor rayapos.com Maluku, Katie Mailoa

Comments

comments

LEAVE A REPLY