Aisha Maharani (Foto : Istimewa)

@Rayapos | Jakarta – Pendiri Halal Corner Aisha Maharani mengatakan, pemerintah selaku pemangku kepentingan dan para pelaku industri wisata terlihat belum kompak dalam mengembangkan wisata halal di tanah air.

Jika dibandingkan dengan negara-negara lain, seperti Korea Selatan, Indonesia masih tertinggal dalam mengembangkan wisata halal. Padahal Indonesia memiliki banyak destinasi dan merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia.

“Kelemahan kita tidak kompak di semua lini. Pemerintah sudah mengupayakan, tapi dibawah masih belum dijalankan. Ada kementerian yang tidak mau,” kata Aisha kepada Rayapos, Senin (1/1/2018).

Baca juga : Selangkah Lagi, Indonesia Bisa Jadi Negara Terfavorit Bagi Wisatawan Muslim Milenial

Sejauh ini Indonesia sudah memiliki tim percepatan wisata halal yang diketuai Riyanto Sofyan, pemilik Hotel Sofyan Betawi. Tim ini sudah melakukan koordinasi dengan pihak Pemerintah Daerah. Tapi sayangnya, tim itu belum sepenuhnya didukung oleh para pemangku kepentingan.

“Semua pihak yang berkepentingan harus duduk bareng dan membuat roadmap pengembangan wisata halal dan mencari solusi untuk memecahkan masalah yang ada,” kata Aisha.

Baca juga : Investor Arab Saudi Minati Pariwisata Halal di NTB

Di tanah air terdapat tiga destinasi wisata halal yang dinggap berhasil dikembangkan, yakni di Lombok, Padang, dan Aceh. Bahkan Lombok dan Padang berhasil mendapatkan penghargaan dalam pengembangan wisata halal.

“Secara geografis Indonesia banyak destinasi wisata halal. Kalau itu dikembangkan insha Allah akan banyak mendatangkan para wisatawan mancanegara terutama dari Timur Tengah,” kata Aisha.

Dia juga menaruh perhatian atas diberlakukannya undang-undang Jaminan Produk Halal (UU JPH) yang secara mandatori akan mulai berlaku pada tahun 2019.

Baca juga : Sumbar Promosi Wisata Halal di Norwegia

Aisha mengatakan, jika semua pemangku kepentingan bisa kompak dalam pengembangan wisata halal, hal ini akan mendatangkan devisa bagi negara dan menguatkan ekonomi lokal.

“Jika ini (wisata halal) menjadi sebuah kebutuhan dan semua pihak diajak kerjasama insha Allah ini cepat yah. Karena semua wilayah berpotensi dapat mengembangkan wisata halal,” pungkas dia.

Pihak Halal Corner sendiri, kata Aisha, akan memberikan dukungan penuh kepada pemerintah dalam mengembangkan wisata halal. Selain itu pihaknya juga memberikan edukasi dan pembinaan kepada UKM guna memperoleh sertifikasi halal.

“Halal corner sendiri sudah melakukan edukasi dan melakukan pembinaam terhadap para UKM guna memperoleh sertifikasi halal dan memberikan informasi kepada masyarakat,” jelas Aisha.