Harga Ganti Rugi Lahan Untuk Proyek Bendungan Tirawan Kotabaru Disepakati

@Rayapos | Kotabaru: Tim Appraisal atau penilai dan masyarakat pemilik lahan sepakat harga ganti rugi lahan yang akan digunakan untuk bendungan Tirawan Rp 30.000 per meter.

“Harga tersebut belum termasuk ganti tanam tumbuh yag besarnya berfariasi, tergantung jenis tanamannya,” kata Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kotabaru Nor Ipansyah, di Kotabaru, Rabu.

Dikatakan, tahap pertama luas lahan yang akan diganti rugi kurang dari lima hektare yang dimiliki oleh 18 warga Desa Tirawan, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kotabaru.

“Mudah-mudahan, tahun depan pemerintah kembali melakukan ganti untung lahan untuik perluasan Bendungan Tirawan,” tambah dia.

Ia berharap, warga tidak menghalang-halangi pihak kontraktor yang mulai melaksanakan tugasnya di lokasi yang dijadikan bendungan Tirawan, untuk melakukan pembersihan lahan dan yang lainnya.

“Tinggal menunggu jadwal pembayarannya saja, sehingga warga tidak perlu melakukan kegiatan yang dapat mengganggu aktifitas pihak kontraktor,” ujarnya.

Nor Ipansyah mengemukakan, pembangunan Bendungan Tirawan akan menlan dana sekitar Rp35 miliar yang bersumber dari dana APBN.

Apabila Bendungan Tirawan tersebut sudah difungsikan, diharapkan mampu menampung air bersih sekitar 175 ribu meter kubik, seperti kapasitas Waduk Gunung Ulin, yang mampu untuk mengantisipasi kekurangan air bersih kepada pelangganya selama 3-4 bulan pada musim kemarau.

Kedepan, pemerintah daerah tinggal menyiapkan sarana yang lainnya, seperti Water Treatmen Plan (WTP) atau pengolahan air bersih dengan kapasitas 50 liter per detik. [antara]

BAGIKAN

LEAVE A REPLY