@Rayapos | Jakarta – Insiden kecil terjadi di kantor KPU, Selasa (17/7/2018). Saat ratusan massa berkumpul di gerbang masuk, datanglah Hary Tanoe bersama mobil mewahnya. Mobil ditahan massa PDIP, sehingga Hary terpaksa turun dan jalan kaki.

Kejadian bermula ketika massa dari PDIP yang tiba terlebih dahulu di depan KPU berkerumun di depan pintu masuk.

Petugas melarang massa masuk kantor KPU. Yang boleh masuk hanya caleg pendaftar, dan petinggi partai. Sedangkan, massa pendukung diminta menunggu di depan pintu gerbang masuk KPU.

Selang 10 menit, tiba rombongan dari Perindo, dimana sang ketua umum Hary Tanoesoedibjo (HT) yang menggunakan mobil range rover bernopol B 10 MNC langsung mencoba masuk ke KPU.

Namun, massa PDIP menyetop mobil berlambang Perindo itu, agar tidak masuk. Aksi dorong-dorongan pun tidak terhindarkan.

“Sudah di sini saja. Tidak perlu masuk,” teriak massa PDIP. Itu disambut setuju oleh ratusan massa.

Baca Juga:

Tidak lama, Hary Tanoe keluar dari mobilnya. Dia jalan kaki, masuk ke dalam Kantor KPU seraya mengumbar senyum. Massa PDIP yang melihat, memberi tepuk tangan meriah kepada bos media tersebut.

“Nah itu keren. Silakan Pak Hary Tanoe. Awas itu mobil mahal lecet,” ucap para kader Banteng itu.

Kedua massa dari Perindo dan PDIP yang menunggu di luar kantor, tampak berkumpul sembari mendengarkan konser musik dari mobil hias milik PDIP. (*)

BAGIKAN