Polisi dan Dishub sedang melakukan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas

@Rayapos | Jakarta – Polisi belum berencana memberikan sanksi kepada pengendara yang melanggar aturan perluasan ganjil genap baru di Jakarta. Namun petugas Ditlantas Polda Metro Jaya akan menghalau kendaraan yang melanggar dengan mengalihkan kendaraan ke jalan lain.

Sistem dengan Sanki “pengusiran” kendaraan pelanggar tersebut dikatakan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf. Ia juga menjelaskan peraturan pengusiran itu akan dilakukan mulai besok, (18/7/2018).

“Di samping sosialisasi, kita akan mengeluarkan kendaraan yang masuk ke wilayah ganjil genap. Dikeluarkan kalau tidak sesuai, tapi tidak ditilang,” ujar Yusuf di Polda Metro Jaya, Selasa (17/7/2018).

Baca juga:

Belum Merumput, Cristiano Ronaldo Bakal Diguyur ‘Bonus’ Rp719 miliar

Mahfud MD dan TGB Sepakat Tak Berebut Cawapres

Yusuf menegaskan, pengalihan hanya berlaku di ruas jalan perluasan sistem ganjil genap. Sementara untuk Jalan Sudirman dan Jalan MH Thamrin sudah dilakukan penilangan terhadap pelanggar.

“Bukan penindakan jadi ini pengalihan, mengeluarkan. Beda loh ini dikeluarkan dari loaksi itu apabila tidak sesuai, tapi tidak ditilang. Semua kecuali yang Sudirman Thamrin itu sudah jalan,” jelas Yusuf.

Sebelumnya uji coba perluasan ruas ganjil genap menyambut Asian Games 2018 mulai dilaksanakan Senin, 2 Juli 2018. Uji coba dilakukan pada Senin hingga Minggu, dimulai pukul 06.00 hingga 21.00 WIB.