Korban penembakan, Herdi, terkapar di tengah jalan. Foto: Warga Jelambar

@Rayapos | Jakarta – Herdi (45) tewas ditembak orang tak dikenal di Jalan Jelambar, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (20/7/2018) tengah malam. Pelaku dua orang dengan motor Yamaha N Max warna abu-abu.

Menurut Suyono, peristiwa terjadi sekitar pukul 23.45, Sabtu (20/7/2018). Saat itu dia berada di dekat lokasi kejadian di Jalan Jelambar Fajar, RT 02/07, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Lokasi kejadian adalah wilayah padat penduduk. Jalan di situ selebar sekitar tiga meter. Di kiri-kanan jalan mepet dengan rumah-rumah warga.

Korban Herdi baru saja turun dari mobil taksi online, berjalan di lokasi tersebut. Mendadak sebuah motor N Max berpenumpang dua lelaki, mendekati Herdi. Begitu motor pelaku sudah dekat dengan Herdi, langsung menembak Herdi.

Berita Terkait:  

Warga mendengar dua kali tembakan di tengah malam itu. Herdi langsung roboh. Dia tak bergerak lagi. Sedangkan motor bersama dua penumpangnya langsung kabur.

“Waktunya sangat cepat. Mungkin tidak sampai lima detik. Tidak ada yang bicara, langsung dor, dan pelakunya kabur,” kata seorang warga yang keberatan disebutkan namanya.

Baca Juga:

Dalam waktu singkat, warga keluar rumah, ingin tahu. Saat warga berkerumun di dekat tubuh korban, tetap saja korban tak bergerak. Warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Penjaringan.

Tubuh korban Herdi tergeletak di jalanan. Berkemeja batik warna coklat, celana jeans. Dia pada posisi terlentang, dua tangan terbuka, dua kaki tertekuk. Pada kepalanya tampak mengeluarkan darah.

Saat polisi tiba di lokasi kejadian, polisi memeriksa tubuh korban. Ternyata korban Herdi sudah tak bergerak lagi, dan dikirim ke kamar jenazah RS Polri Kramatjati.

Warga setempat mengatakan, mereka mendengar dua kali suara letusan. “Pas meletus, saya pikir petasan lah ya. Dipikirnya orang sini petasan. Kan di sini ada wihara tuh, kan suka heboh tuh kembang api dan lain-lain,” ungkap warga yang keberatan disebutkan namanya.

Dia saat mendengar letusan, tidak langsung keluar rumah. Sedangkan, rumahnya hanya beberapa belas meter dari titik kejadian.

“Setelah ada orang berteriak minta tolong, saya keluar rumah. Saya lihat korban sudah tergeletak di jalanan,” katanya.

Polisi kini sedang memburu pelaku. Laporan dari warga yang berada di lokasi kejadian, pelaku dua orang berkendaraan motor N Max. (*)