Foto: Istimewa

@Rayapos | Jakarta – Penyelenggara Liga Bola Basket Indonesia (IBL) akan memakai jasa pengawas wasit dari Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) asal Australia. Pemanggilan ini untuk memantau setiap pertandingan IBL musim 2018-2019.

Direktur IBL, Hasan Gozali mengatakan bahwa pengawasan wasit sengaja didatangkan untuk mengevaluasi kinerja wasit yang akan memimpin pertandingan.

“Hal itu untuk meningkatkan kualitas wasit-wasit kita,” kata Hasan di Hotel Santika, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (17/7/2018).

Diakui Hasan, pengawasan tersebut akan dilakukan pada pertandingan pertama IBL 2018-2019 hingga partai final. Ia menilai membawa dampak positif pada kinerja keputusan wasit.

“Jangan ada kesalahan wasit yang merugikan tim atas keputusan wasit. kami mencoba meminimalisir itu,” tuturnya.

Hasan mengaku wasit berkewarganegaraan Filipina memimpin partai final, wasit asing akan bekerja mulai dari babak semifinal. Tidak hanya satu, tetapi bisa saja dua orang.

“Kami melihat keberadaan wasit asing berdampak cukup bagus di musim lalu. Jadi mungkin kami akan siapkan satu atau dua orang untuk memimpin pertandingan mulai dari semifinal,” tutur Hasan.

Baca Juga:

Gandeng LIMA, IBL Jaring Bibit Pemain Muda Berbakat

PSG Pastikan Neymar dan Mbappe Tetap Bertahan

Seperti diketahui, Liga Bola Basket Indonesia (IBL) musim 2018-2019 rencananya dimulai pada 30 November 2018 dengan komposisi tim peserta serupa dengan IBL musim 2017-2018.

Beberapa perubahan yang ada di musim 2018-2019 dari musim sebelumnya yakni adanya draft untuk pemain debutan atau “rookie”. Selain itu akan ada peningkatan batas gaji (salary cap) pemain asing dari 4.000 dolar AS menjadi 5.000 dolar AS.