Foto : Situs Resmi PBSI

@Rayapos.com | Pangkalpinang : Persaingan sengit di pertandingan tunggal putra pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2017 Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. Dua unggulan teratas harus tersingkir di babak awal.

Pada akhirnya, pebulu tangkis wakil Jawa Tengah Ikhsan Leonardo Rumbay  bertemu dengan Wakil DKI Jakarta Gatrja Piliang Fiqihilahi Cupu.

Keduanya berhasil menghentikan lawannya masing-masing di babak semifinal, Jumat (1/12) malam. Ikhsan sukses menumbangkan Nyoman Tryadnya Arya Kurniawan dari DKI Jakarta dengan 21-19 dan 21-18. Sedangkan Gatrja melaju ke partai puncak setelah menang cukup telak 21-13 dan 21-11 atas Nur Yahya Ady Velani dari Jawa Timur.

Mereka memiliki ambisi yang sama, yakni ingin meraih juara tunggal taruna Putra Kejurnas PBSI 2017. Meski sering berlatih bersama di pelatnas, laga itu bukan hal yang baru lagi. Mereka sering berjumpa di beberapa kejuaraan.

“Kalau juara pasti semua pengen. Untuk besok (2/12) saya harus lebih mempersiapkan fisik terutama di lapangan. Kami juga sudah sering sparing di Pelatnas, sudah tau kemenangan masing-masing, terakhir saya kalah dari Ikhsan di Pembangunan Jaya. Berharap yang terbaik besok,” kata Gatrja dilansir dilaman resmi PBSI, badmintonindonesia.org, Jakarta, Jumat (1/12).

Ikhsan mengatakan dirinya masih memiliki peluang untuk keluar sebagai juara di Kejurnas PBSI 2017.

“Kalau peluang pasti 50:50, skor pertemuan juga 1-1. Yang pasti besok saya harus mempersiapkan fisik, harus tahan lawan dia. Saya harus siap mulai dari fisik, mental, pikiran, fokus harus siap,” ungkap Ikhsan usai laga.

Sementara itu, di nomor tunggal dewasa putra, wakil-wakil Pelatnas harus terhenti di babak semifinal. Dua wakil Cipayung dipaksa mengakui keunggulan lawan-lawannya.

Muhammad Bayu Pangisthu dipaksa menyerah ditangan unggulan tiga, Wisnu Yuli Prasetyo. Bayu kalah dengan 21-15, 13-21 dan 14-21, sementara Krishna Adi Nugraha belum bisa membendung langkah Vicky Angga Saputra. Wakil DKI Jakarta ini menang dengan 15-21, 21-13 dan 21-12.