Sekretaris Jenderal INASGOC, Eris Haryanto | Foto: Rayapos/BINTANG

@Rayapos | Jakarta – Sekretaris Jenderal INASGOC, Eris Haryanto menyebut tes anti doping bagi para atlet Asian Games akan dilakukan secara kontinyu selama ajang berlangsung. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kecurangan.

“Kami telah bekerjasama dengan PWC yang ditunjuk oleh OCA sebagai kordinator anti dopping ini,” ungkap Eris seusai Apel Siaga Bidang Kesehatan Asian Games di Monumen Nasional, Rabu (8/8/2018).

“Sedangkan sumber daya manusianya dari Indonesia. Kita akan melatih semua personil untuk menyelenggarakan anti dopping. Karena kita akan melaksanakan serangkaian tes urin maupun darah,” sambungnya.

Lebih lanjut Eris menjelaskan, laporan hasil pengambilan sample ini nantinya akan dibawa ke Doha untuk diuji laboratorium. Ia sendiri mengaku uji lab dilakukan di Doha atas petunjuk dari OCA.

Direncanakan, lanjut Eris, pihaknya akan menurunkan sebanyak 150 orang untuk melaksanakan tes anti dopping ini. Seluruhnya bakal diterjunkan selama event berlangsung.

“Diturunkan selama pertandingan. Jadi besok lusa sudah diturunkan untuk cabang olahraga sepakbola. Tanggal 10 Agustus 2018, cabor sepakbola sudah mulai duluan di Bekasi, Stadion Patriot Candrabhaga,” tuturnya.

“Kemudian tanggal 13 Agustus 2018 diturunkan di cabang olahraga bola tangan, dan tanggal 14 Agustus 2018 di basket,” pungkasnya.

BAGIKAN