Foto: Dok Rayapos

@Rayapos | Jakarta – INASGOC selaku penyelenggara Asian Games 2018 mengaku telah menyiapkan strategi jika pertandingan sepi penonton. Apalagi jika yang berlaga adalah negara-negara yang tidak memiliki suporter pendukung.

“Pertandingan negara lain yang tidak ada suporter, nanti kita akan kerjasama dengan sekolah, TNI, Polri, dan Kementerian. Dengan kata lain akan ada peran dari instasi lain,” ucap Eric Thohir di Gedung INASGOC, Jakarta, Kamis (9/8/2018) sore.

Erick menyebutkan sebagai contoh tim Bahrain yang sudah terlebih dahulu datang. Ketika keluar mereka langsung disambut oleh petugas yang memakai rompi Asian Games.

Lebih lanjut Ketua INASGOC ini mengungkapkan, kekurangan penonton tidak hanya datang dari aspek negara saja. Namun dari sisi cabang olahraga juga dapat terjadi.

Akibatnya terdapat istilah cabang olahraga populer dan nonpopuler. Hal ini berimbas kepada distribusi penonton.

Baca Juga:

Penjualan Tiket Asian Baru Games 20 Persen

Qatar Airways Sponsori Asian Games, Erick Thohir: Alhamdulillah

Memang untuk beberapa cabang olahraga seperti sepakbola, Eric tidak terlalu mengkhawatirkanya. Sebab induk organisasi cabang olahraga tersebut sudah terbiasa dalam mengadakan event-event berskala besar.

“PSSI kan udah biasa ya. karena udah biasa mengadakan liga dan juga sering melakukan pertandingan internasional, harusnya oke lah,” tuturnya.

“Justru yang harus dipantau tentu cabor lain yang belum biasa seperti sambo, kabadi, dan kurash walaupun pengurusnya pernah pengalaman di olahraga,” imbuhnya.

Meskipun demikian, Erick tetap optimis cabang olahraga tersebut dapat menarik minat masyarakat. Karena bagaimanapun juga cabang olahraga tersebut memiliki penggemarnya sendiri.