Foto : Abi/RayaPos

@RayaPos | Jakarta : Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria mengatakan, peluncuran Football Development sudah dilakukan secara menyeluruh di Indonesia.

“Kita baru meluncurkan Filosofi Sepak Bola Indonesia (Filanesia). Soalnya ini bukan soal pemain saja, tapi soal pelatih kita harus mengedukasi pelatih dengan menambah jumlah pelatih, meningkatkan kualitas pelatih,” kata Ratu di Kantor PSSI, Rasuna Said, Jakarta selatan, Selasa (21/11).

Ia melanjutkan, kedua soal kompetisi yang berjenjang, ada range waktunya. Berlatih lalu bertanding dan dilakukan secara bercountinue.

“Buka sebulan selesai, dari dua itu bisa menyentuh aspek pemain. Pendataan pemain. Untuk nantinya mereka mengikuti seleksi pemain. Tapi aspek football development yang menjadi utama untuk dua hal itu,” ujarnya.

“Coaching education dan kompetisi. Di situ coach Indra akan terlibat secara langsung untuk membantu kita melihat dalam menerapkan filanesia. Jadi Coach Indra bergerak sekarang harus atas nama PSSI,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Selama kontraknya di tahun 2017, Indra Sjafri tidak pernah membawa timnas U-19 Indonesia juara di kompetisi resmi yang diikuti yaitu Piala AFF U-18. Selain itu, Indra pun hanya bisa membawa timnas U-19 di peringkat tiga Grup F Kualifikasi Piala Asia U-19 2018.

Indonesia sendiri dipastikan lolos ke putaran final Piala Asia U-19 2018 karena berstatus sebagai tuan rumah.

Comments

comments