Inilah ruang kerja anggota DPR yang ditembak. Proyektil tembus kaca. Foto: JPNN

@Rayapos | Jakarta – Ruang kerja anggota Komisi III DPR Fraksi Gerindra, Brigjen Pol (Purn) Wenny Warouw, ditembak sniper. Siapakah Wenny Warou?

Akibat tembakan itu, jendela kaca ruang kerja Wenny bolong. Posisinya di lantai 16 Gedung Nusantara I DPR RI. Ruangan ini sudah ditempati Wenny sejak 2014.

Sebelum menjadi anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Wenny Warou, adalah purnawirawan Polri berpangkat Brigjen Pol.

Ia menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019 mewakili daerah pemilihan Sulawesi Utara.

Berikut profil Wenny Warou seperti dikutip detikcom dari situs resmi DPR RI:

Wenny Warou
Wenny Warou

Nama: Drs. WENNY WAROUW
No. Anggota: 387
Fraksi: Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya
Daerah Pemilihan: SULAWESI UTARA

Riwayat Pendidikan

SD GMIM IV Ranotana. Tahun: 1957 – 1963
SMP RK II Kleak Manado. Tahun: 1964 – 1966
SMA Negeri II Manado. Tahun: 1967 – 1969
Angkatan XV 18, PTIK . Tahun: – 1981

Riwayat Pekerjaan

Polri, Sebagai: Purnawirawan Polri. Tahun: 2009 – 2015
Polri, Sebagai: Ketua Tim Advokasi Depkeu. Tahun: 2008 – 2009
Polri, Sebagai: Dir II Eksus Bareskrim Polri. Tahun: 2006 – 2008
Polri, Sebagai: Kaposwilbin Sulut. Tahun: 2003 – 2005
Polri, Sebagai: Wakapolda Bali. Tahun: 2001 – 2001
Polri, Sebagai: Kapusdalops Deops Polri. Tahun: 2001 – 2003
Polri, Sebagai: Kaditserse Polda Sumut. Tahun: 1996 – 1997
Polri, Sebagai: Kapolres Batam. Tahun: 1991 – 1993
Polri, Sebagai: Kapolres Poso. Tahun: 1987 – 1991
Polri, Sebagai: Kapolsek Borobudur Jawa Tengah. Tahun: 1974 – 1978

Baca Juga:

DPRD DKI: Gubernur Sebelumnya Menghilangkan Becak, Anies Malah Mengangkat Lagi

JPM Tanah Abang Diluncurkan, Jalan Jatibaru akan Dibuka

Dari Proyektil, Ini Tembakan Sniper

Penembakan terjadi di siang bolong, Senin (15/10/2018). Peluru menembus ruang kerja anggota DPR Fraksi Gerindra Brigjen (Purn) Wenny Warouw.

Dan, satu lagi peluru menembus ruang kerja anggota DPR Fraksi Golkar, Bambang Heri Purnama.

Anggota DPR dari Fraksi Gerindra Brigjen (Purn) Wenny Warouw awalnya menceritakan peristiwa mencekam yang dialaminya.

Penembakan itu dialami Wenny sekira pukul 14.20 WIB di ruang kerjanya lantai 16, Gedung Nusantara I DPR, Senayan, Jakarta, Senin (15/10/2018).

Simak videonya di sini:

Saat itu, Wenny sedang menerima tamu polisi dan pendeta di ruang kerjanya. Dia kaget bukan kepalang saat peluru melesat di atas kepalanya.

“Saya ada di ruangan. Ada tamu saya dua orang. Tiba-tiba bunyi tembakan di atas kepala saya pelurunya,” kata Wenny.

Beruntung, Wenny dan tamunya selamat. “Puji Tuhan, kami nggak apa-apa,” ujar dia.

Namun, Wenny mengaku dua tamunya shock. “Dia (tamunya) masih ada di luar. Ketakutan hampir mati. Shock gitu,” kata Wenny.

Akibatnya, kaca ruang kerja Wenny pecah. Menurut Wenny, kepolisian telah merapat ke ruangannya.

“Tim Labfor sedang merapat karena proyektilnya lengket di plafon,” ujar dia.

Selain polisi, kata Wenny, Perbakin telah mengecek.

“Perbakin juga sudah datang ke sini. Mereka bilang, bukan jenis yang mereka latihan di bawah. Anggota Perbakin kan ada yang anggota polisi juga kan. Mereka datang melihat, ‘wah ini senjatanya jenis sniper punya. Proyektil besar,” papar Wenny.

Penembakan juga dialami anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Golkar, Bambang Heri Purnama.

“Lantai 13, ruangan mas Bambang Heri. Kami kira sama juga lewat kaca (seperti ruangan Wenny),” ujar Anggota Fraksi Golkar, Ace Hasan. Waktu penembakan belum disebut.

Peluru itu hampir mengenai staf Bambang. Peluru bahkan tembus jilbab salah seorang staf.
Jilbab staf itu bolong diterjang peluru misterius. Tapi, beruntung orangnya tidak terkena peluru.

Ketua MKD DPR Sufmi Dasco Ahmad juga sudah mengecek penembakan di ruang F-Golkar di lantai 13 Gedung Nusantara I DPR.

Dia juga sudah bertemu dengan staf yang nyaris tertembak itu.

“Untung nggak kena kepalanya,” kata Dasco soal staf wanita berjilbab tersebut. (*)