Habib Bahar bin Smith. Capture Video

@Rayapos | Jakarta – Habib Bahar bin Smith kini diproses polisi. Video ceramahnya yang viral, menghina Presiden Jokowi. Dia dilaporkan oleh Cyber Indonesia.

Materi ucapan penghinaannya, ada beberapa. Antara lain, dikatakan begini: “Kalau ketemu Jokowi, kamu buka celananya. Jangan-jangan haid Jokowi itu. Seperti banci.”

Juga menuduh Presiden Jokowi pengkhianat bangsa, negara dan rakyat.

Atas tindakan tersebut, Polri kini bersiap memproses kasusnya. Tapi, siapakah Habib Bahar?

Dari berbagai sumber, berikut datanya:

Bahar bin Smith, lebih dikenal dengan nama Habib Bahar. Lahir di Manado, Sulawesi Utara, 23 Juli 1985. Anak pertama dari tujuh bersaudara.

Konon, dari keluarga Arab Hadhrami (sekelompok penduduk nomaden yang berasal dari Hadhramaut, Yaman).

Konon pula, golongan Alawiyyin (kelompok yang mempunyai keterkaitan darah dengan Nabi Muhammad).

Pada 2009 Bahar menikahi Fadlun Faisal Balghoits. Mereka dikaruniai empat anak.

Sembilan tahun setelah Orde Baru runtuh, pada 2007 dia mendirikan, sekaligus memimpin Majelis Pembela Rasulullah.

Kantornya di Pondok Aren, Tangerang Selatan. Kini punya pengikut ratusan orang.

Bersama para anggota Majelis Pembela Rasulullah, Bahar kerap melakukan aksi razia. Selayaknya polisi atau aparatur penegak hukum.

Aksinya yang paling menonjol adalah ketika dia menggerakkan sekitar 150 orang jamaah Majelis Pembela Rasulullah pada bulan Ramadan tahun 2012.

Waktu itu mereka melakukan razia di Cafe De Most Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Dalam ceramahnya, Habib Bahar juga kerap menyebut bahwa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) adalah sarang Partai Komunis Indonesia (PKI).

Terkait hal tersebut, organisasi sayap Islam PDIP, Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) membalas pernyataan Bahar tersebut.

Bamusi menyindir bahwa Habib Bahar kurang bacaan dan literatur, serta tuduhan yang dilontarkannya kepada PDIP tanpa tabayun.

Itu telah menjadi fitnah dan merusak citra penceramah agama Islam.

Baca Juga:

Tak Menghakimi Habib Bahar, Sandiaga: Aparat Harus Bijak

Meski Tersangka Korupsi, Dua Hakim Ini Masih Terima Gaji

Digeruduk Pengemudi Bajaj, Dishub DKI Limpahkan ke Pemerintah Pusat

Pada 28 November 2018, video ceramah Habib Bahar viral di media sosial.

Di tengah proses pilpres 2019 yang panas, Bahar berkata bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang adalah kader PDIP, sebagai pengkhianat bangsa, negara, dan rakyat.

Ia juga menyebut Jokowi sebagai banci dalam video yang viral tersebut.

“Kalau ketemu Jokowi kamu buka celananya, jangan-jangan haid Jokowi itu, seperti banci,” ucap Bahar dalam video tersebut.

Bahar dilaporkan ke kepolisian atas dugaan ujaran kebencian.

Bahar juga mendapat kecaman dari anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf yang sekaligus anggota Komisi II DPR RI Fraksi PPP, Achmad Baidowi, dan Kepala Staf Kepresidenan Indonesia, Moeldoko. (*)

Simak videonya:

BAGIKAN