@Rayapos | Jakarta – Semua orang tahu, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selalu tegar. Namun tak banyak yang tahu, bahwa dasar ketegarannya adalah keimanan. Bersumber dari kitab suci Alkitab yang selalu dia baca tiap pagi.

Baca juga: Presiden Jokowi Dipastikan Hadiri Perayaan Natal Nasional 2017 di Pontianak Besok

Ahok rutin membaca Alkitab setiap pagi, bukan hanya selama dipenjara di Rutan Brimob Kelapa Dua Depok. Bukan. Dia lakukan itu sejak muda.

Dalam buku dwilogi (2 seri) biografi Ahok, bertajuk “Tionghoa Keturunanku, Indonesia Negeriku, Bangun Bangsa Tujuanku” karya Djono W. Oesman, diungkap keimanan Ahok, sejak dia muda.

Baca juga: Amankan Natal Nasional, Polda Kalbar Kerahkan 5.000 Personel Gabungan

Maka, ketika dia dipenjara, banyak penggemarnya curhat lewat surat. Mengungkapkan problem hidup mereka. Minta nasihat Ahok.

Jadilah ironi. Ahok sendiri dipenjara, dimintai nasihat orang lain yang bebas. Dan, Ahok memberikan nasihat. Salah satu surat balasan Ahok kepada penggemarnya pada capture di atas.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Dishub Mitra Sebar Petugas

Kutipan lengkap surat balasan Ahok (tulisan tangan) itu, demikian:

Dear Yohannes… Tuhan tidak pernah berjanji hidup akan selalu tenang tanpa percobaan. Kesusahan, atau sakit penyakit. Tapi Dia berjanji akan selalu setia. Dan memberikan jalan keluar dan kekuatan. Sehingga kita dapat menanggung semuanya. (Salam BTP – Ahok).

Baca juga: Menjelajah Kampung 1000 Topeng Malangan

Dari surat balasan tersebut, diperkirakan bahwa pengirim surat sedang galau, curhat ke Ahok. Lantas dia berikan nasihat. Bukti keimanan Ahok. (*)

Baca juga:

BAGIKAN