Pemakaman Ella Nurhayati, Rabu (12/9/2018).

@Rayapos – Bandung – Korban pembunuhan, janda Ella Nurhayati (42) dimakamkan di TPU Sirnarasa, Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (12/9/2018).

Pelayat berduyun-duyun begitu banyak. Sejak pukul 07.00 tadi keluarga, kerabat dan teman-teman almarhumah berdatangan ke rumah duka.

Salat jenazah dilaksanakan pukul 08.00 di Masjid Al-Hidayah yang letaknya berseberangan dengan rumah duka.

Banyaknya pengantar jenazah membuat sebagian besar kerabat dan keluarganya tidak bisa ikut serta menyalatkan.

Mereka terpaksa menunggu di luar masjid. Usai disalatkan, jenazah dibawa menggunakan ambulans berwarna abu menuju tempat peristirahatan terakhirnya.

Asep, kakak ipar Ella mengatakan, meski dikenal tertutup, Ella terkadang menceritakan persoalan yang dihadapinya.

Soal hubungan Ella dengan mantan suami, sambung dia, selama ini berlangsung baik-baik saja. Setiap minggu, mantan suami Ella mengantarkan anak semata wayang mereka. Anak lelaki itu usia 15 tahun, berkebutuhan khusus.

“Kalau masalah seperti itu kadang bisa terbuka. Kadang bisa dibicarakan ke kakaknya dan keluarga juga. Kalau masalah dengan mantan suaminya tidak ada ya da baik-baik saja. Nganter anaknya seminggu atau dua minggu sekali ke sini,” kata dia.

Mewakili keluarga, Asep berharap kematian Ella bisa secepatnya dibongkar. Pelaku, lanjut Asep, mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.

“Secepatnya bisa tebongkar pelaku pembunuhannya. Dan bisa secepatnya diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” jelas dia.

Baca Juga:

Disdik DKI: Jika Sekolah Terlibat Tawuran, Tunjangan Kepsek Bakal Dipotong

Tawuran Pelajar Terjadi Lagi, Dinas Pendidikan: Tak Mungkin Didampingi Terus

Ada Penyerangan di Milad FBR, Jubir Minta Anggotanya Jaga Kondusifitas

Ella Baik, Tapi Pendiam

Peristiwa kematian Ella menggegerkan warga Kampung Pangragajian, RT 3 RW 9, Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Tetangga korban, Deni Irawan (36) mengatakan, korban menempati rumah tersebut sejak dua tahun lalu.

“Baik orangnya pendiam,” kata Deni kepada wartawan, Selasa (11/9/2018).
Sehari-hari Ella sibuk dengan pekerjaan di bank. Deni mengaku, jarang bertemu Ella.

“Dia sibuk kerja, pulangnya kadang-kadang sore,” tutur Deni.

Ella ditemukan tewas di rumahnya, Selasa (11/9/2018), sekitar pukul 12.00. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

“Luka di tubuhnya 23 tusukan. Tangan kiri, pundak kiri, mata pelipis kiri. Juga dada kanan ada luka tusuk,” kata Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Niko N. Adiputra. (*)

BAGIKAN