Jantje Rau: Kami Kerahkan Petugas 1×24 Jam Lakukan Perbaikan Jaringan Listrik Yang Rusak Akibat Bencana Alam

@Rayapos | Manado:  Bencana banjir dan tanah longsor yang kembali menyelimuti daerah Provinsi Sulawesi Utara, menyebabkan aliran listrik yang ada di wilayah kerja PT PLN Sulawesi Utara Sulawesi Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo), mengalami pemadaman selama berjam-jam.

Untuk mengatasi hal  tersebut serta mempercepat perbaikan jaringan listrik yang rusak akibat bencana alam angin kencang dan banjir di sebagian Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), pihak PLN Sulutenggo mengerahkan seluruh petugas lapangannya untuk melakukan perbaikan.

“Hujan deras yang terjadi hampir di seluruh Provinsi Sulut mengakibatkan jaringan listrik mengalami gangguan akibat tanah longsor dan banjir,” kata Deputy Manager Humas PLN Wilayah Suluttenggo Jantje Rau,  di Manado, Jumat (27/1/2017).

Jantje mengatakan,  cuaca ekstrem ini sejak Rabu,(25/01) telah mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa jaringan distribusi PLN. Selain di Kota Manado, Kota Bitung, bahkan sampai di daerah Kepulauan Sangihe.

“Kami mengerahkan petugas PLN bekerja 1×24 jam menangani tiang listrik roboh dan kabel yang tertimpa pohon,” kata Jantje.

Menurut Jantje, sulitnya medan dan cuaca yang tidak menentu menyebabkan perbaikan listrik membutuhkan waktu.

“Meski demikian, upaya penormalan terus dilakukan, agar listrik dapat segera tersalurkan ke masyarakat,” katanya.

Perbaikan terus dilakukan, katanya, namun mohon kesabaran dari masyarakat karena medan dan cuaca sehingga membutuhkan waktu lebih lama.

“Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” katanya.

Diketahui, hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir ini,  menimbulkan bencana banjir dan tanah longsor di Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Minahasa Utara.

Comments

comments

LEAVE A REPLY