Basuki Tjahaja Purama (Ahok) saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta (FOTO: Ist)

@Rayapos | Jakarta – Banjir masih jadi ancaman serius di Jakarta. Untuk mengantisipasi itu, Ketua DPRD Jakata Prasetyo Edi Marsudi menyarankan agar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan segera melakukan normalisasi sungai.

Pras menganggap normalisasi sudah dilakukan pemerintah sebelumnya. Maka, Anies pun harus mampu mencontoh pencapaian Mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Normalisasi kali sudah terlihat sebelum Anies duduk sebagai Gubernur Jakarta. Nah ini kan tinggal dilanjutkan saja,” kata Prasetyo di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kemarin (12/9/2018).

Baca juga:

Apple Rilis Tiga iPhone Serie X, Ada yang Murah Lho..

Gerindra dan PKS Belum Juga Kirim Nama Pengganti Sandiaga, Ada Apa?

Tikaman Maut, Tembus Jantung Ella

Pras pun mencontohkan, Kali Item yang menimbulkan bau tak sedap. Namun bisa disulap sedemikian rupa hingga baunya tak tercium. Ini termasuk cara instan menyembunyikan masalah.

“Nah, untuk Kali Item kan penanganannya instan karena menghadapi Asian Games. Saya berharap setelah perhelatan Asian Games Kali Item diberlakukan tidak lagi instan,” ucapnya.

“Mungkin bisa dikeruk atau cara lainnya. Begitu pun untuk sungai-sungai lainya? Sebaiknya dikeruk karena alat dan orang-orangnya sudah ada tinggal digerakan saja,” kata Pras mengakhiri.

Seperti diketahui, cara Anies menangani kali di Jakarta berbeda dengan Ahok. Jika Anies menggunakan kain hitam untuk meminimalisir bau tak sedap di Kali Item Kemayoran, maka saat zaman Ahok, caranya yaitu normalisasi sungai.

Bahkan saat itu Ahok menegaskan, akan terus melakukan normalisasi sungai sampai dia berhenti menjabat.

“Tetap normalisasi, sampai saya berhenti dari sini,” kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (3/5/2017).

Ketika itu, ia berseloroh bahwa dirinya merasa kasihan kepada gubernur periode selanjutnya, Anies Baswedan. Soalnya, Anies sudah terlanjur menandatangani kontrak politik dengan warga untuk tidak menggusur.

“Kasihan sama gubernur baru yang sudah tanda tangan, jadi gue beresin,” ujar Ahok.