Jokowi didampingi Anies di Stasiun MRT

@Rayapos | Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau kesiapan pembangunan Mass Rapid Transit (MRT). Proyek yang dikerjakan dalam rangka mengurai kemacetan di Ibu Kota Jakarta ini ditargetkan bisa beroperasi secara optimal pada Maret 2019.

Pengecekan tersebut diawali dari Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia hingga Depo MRT di Lebak Bulus, Selasa (6/11/2018). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anies menyatakan progres pembangunan infrastruktur MRT sudah mencapai 97,08 persen.

Baca juga:

Diminta Mundur Bela HTI, Begini Jawaban Yusril

Nih Hasil Survei Jokowi vs Prabowo di Jawa Barat versi Indopolling

“Kita akan teruskan (pembangunan) ini sampai bulan Desember. Nanti, mulai Januari 2019, mulai kita undang warga untuk mencoba MRT secara terseleksi. Jadi, belum dibuka secara umum, tapi diundang sekaligus juga untuk melakukan beberapa simulasi,” ujar Anies.

Adapun yang diuji coba saat ini adalah terkait kesiapan infrastruktur, termasuk kereta MRT Jakarta agar berfungsi secara baik dan aman untuk digunakan. Gubernur Anies menyampaikan sistem kereta akan dilatih dengan adanya penumpang.

Meskipun terbatas, namun juga dapat membuat petugas terbiasa dengan ada penumpang. Saat ini, petugas bekerja tanpa penumpang, untuk aspek infrastruktur.

Uji coba berpenumpang pada bulan Januari-Februari 2019 akan melibatkan warga sekitar 200 orang setiap kali perjalanan.

“Cara penyeleksian warga yang ikut, akan diumumkan nanti. Tapi, yang jelas setiap petugas akan dilatih mengoperasikan MRT dengan berpenumpang. Sehingga, tiap penumpang tidak hanya tahu di atas kertas, tapi juga praktek di lapangan,” tegas Gubernur Anies.

Diinformasikan, pada Desember 2018, rencananya seluruh 16 rangkaian kereta tiba di Depo Lebak Bulus. Selanjutnya, pada akhir Desember 2018 akan dimulai fase trial run atau uji coba operasi. Uji coba operasi akan berlangsung selama tiga bulan sampai dengan bulan Maret 2019.

BAGIKAN